Genjot Daya Saing UMKM, Gojek & BCA Kenalkan GoBiz PLUS, Ini Fiturnya

Angga Laraspati - detikFinance
Rabu, 16 Des 2020 08:01 WIB
Gojek
Foto: Angga Laraspati
Jakarta -

UMKM selalu menjadi tulang punggung dari ekonomi Indonesia. Dari data Kemenkop UMKM tercatat 99% unit usaha di Indonesia adalah UMKM yang kontribusi terhadap PDB Nasional mencapai 60,34% serta menyerap hampir 97% dari total pekerja nasional yang hampir mencapai 133 juta jiwa.

Di tengah masa pandemi, UMKM juga terus disuntikkan berbagai bantuan agar tetap dapat bertumbuh dan memperluas skala bisnisnya. Salah satunya datang dari Gojek yang bekerja sama dengan BCA lewat solusi perangkat keras (hardware) GoBiz PLUS.

Co-CEO Gojek, Andre Soelistyo, mengatakan lewat digitalisasi, Gojek mendorong para pelaku UMKM untuk mengenal berbagai bentuk transaksi pembayaran salah satunya adalah nontunai yang dapat memberikan efisiensi pembayaran.

Di sisi lain, di masa pandemi kali ini pola perilaku masyarakat terhadap pembayaran juga mulai bergeser dari pembayaran tunai menuju nontunai. Andre mengatakan penemuan tersebut juga telah divalidasi oleh hasil survei yang dilakukan dengan bantuan dari Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia bertajuk 'Perilaku Baru Konsumen Indonesia dalam Bertransaksi Digital di Masa Pandemi COVID-19'.

"Dari survei tersebut, LDUI mencatat 68% konsumen Gojek lebih sering menggunakan GoPay di masa pandemi. Hal ini juga sejalan dengan arahan dari pemerintah khususnya bank Indonesia untuk mendukung pembayaran atau transaksi non tunai," ujar Andre dalam konferensi pers peluncuran layanan GoBiz PLUS secara daring, Selasa (15/12/2020).

Hari ini pun, Gojek memperkenalkan layanan GoBiz PLUS yang merupakan sebuah solusi hardware dengan kemampuan untuk menerima semua jenis pembayaran nontunai dengan kartu debit, kredit, QRIS, dan dompet pembayaran digital lainnya. Andre pun menuturkan pihaknya sangat bangga bisa menghadirkan GoBiz PLUS untuk menghadirkan solusi dalam menghadapi tantangan terhadap perilaku masyarakat yang berubah. Solusi ini diklaim menjadi yang pertama di Indonesia.

"Kami menyebut GoBiz PLUS sebagai perangkat serba bisa. Jadi GoBiz PLUS tak hanya berfungsi sebagai alat operasional yang memudahkan transaksi harian, tapi juga dilengkapi dengan fitur-fitur untuk mengembangkan usaha," ungkapnya.

"Harapan kami semua mitra usaha Gojek dapat memanfaatkan solusi ini, dan semoga GoBiz PLUS dapat diterima dengan baik dan menjadi partner bisnis yang mempermudah transaksi tapi juga terus melaju bersama Gojek," tambahnya.

Sementara itu, Head of Merchant Platform Business Gojek, Novi Tandjung mengatakan GoBiz PLUS memiliki beragam fitur untuk lebih memudahkan pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya. Pertama adalah fitur pembayaran menggunakan kartu yang bisa menerima semua jenis kartu, berkat kerja sama dengan Bank BCA untuk efisiensi pembayaran..

"Jadi para pelaku usaha yang sudah menggunakan super app GoBiz bisa langsung di-upgrade ke GoBiz PLUS tanpa harus ke Bank BCA untuk menikmati layanan baru yang kami sediakan ini," tutur Novi.

Lebih lanjut, Novi mengatakan fitur kedua yang disediakan oleh GoBiz PLUS adalah transaksi dengan menggunakan QR Code (QRIS). Layanan ini memahami kebutuhan konsumen soal higienitas dalam setiap kegiatan transaksi, sehingga meminimalisir kontak langsung saat proses transaksi.

Untuk fitur ketiga, GoBiz PLUS menyediakan perangkat yang mampu untuk mencetak struk yang menurut Novi sangat dibutuhkan oleh mitra usaha Gojek dalam mendukung kegiatan operasional sehari-harinya.

"Sehingga kami melihat kalau disatukan di satu perangkat dengan super app yang dilengkapi di perangkat tersebut, tentunya mencetak struk akan instan tak perlu terpisah-pisah dan juga akan tersimpan secara digital.

Fitur berikutnya yang tak kalah canggihnya adalah GoBiz PLUS dapat mencatat semua transaksi baik itu pesanan online dan offline yang sangat penting untuk dilakukan. Sebab, rekapan tersebut dapat membantu pelaku usaha dalam berinovasi dan juga mengembangkan usahanya.

"Dengan fitur ini, Gojek berharap kegiatan sehari-hari mitra usaha tak lagi perlu dipusingkan segala bentuk rekap manual agar waktu yang tersisa bisa betul-betul dipakai untuk melihat hasil rekap penjualan untuk mengetahui perilaku konsumen. Sehingga esok harinya bisa dipikirkan inovasi-inovasi yang bisa diberikan kepada konsumen," tuturnya.

Di sisi lain, Direktur Bank BCA, Santoso Liem menyampaikan dukungannya terkait kehadiran GoBiz PLUS. BCA pun akan menyediakan alat-alat pembayaran untuk mendukung pelaku usaha UMKM untuk memajukan usahanya.

"Harapannya nilai tambah ini bisa mendorong UMKM kita untuk bangkit dengan digitalisasi, karena lebih efisien, akses pasar lebih terbuka, dan akhirnya menimbulkan kesejahteraan bagi pelaku UMKM dan masyarakat Indonesia," kata Santoso.

Dukungan dan apresiasi juga datang dari Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag RI, Syailendra yang menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada Gojek yang telah berkomitmen meningkatkan daya saing UMKM agar naik kelas dengan membangun ekosistem digital yang baik.

"Kami juga mengapresiasi upaya Gojek untuk mendukung program pemerintah untuk menggandeng 10 juta UMKM go global dan go digital. Di mana dalam kurun waktu 6 bulan semenjak pandemi, kita tahu terdapat sekitar 200 ribu mitra UMKM baru yang bergabung dengan Gojek," ungkap Syailendra.

Ia menyampaikan apresiasinya kepada Gojek yang telah mendukung program pemerintah terkait penanganan pandemi COVID-19 sebagai bagian tak bisa terpisahkan dari masyarakat. Keberhasilan Gojek dalam mengembangkan platform super app yang menghubungkan jutaan masyarakat Indonesia juga menjadikannya sebagai akselerator utama dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Kami berharap kehadiran GoBiz PLUS dapat menjadi suatu sistem yang dapat mengintegrasikan berbagai solusi yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM untuk dapat menyelesaikan permasalahan di masa pandemi, tentu dengan meningkatkan skala bisnisnya," pungkas Syailendra.

Selama 10 tahun misi Gojek adalah mendukung para pelaku UMKM karena Gojek menyadari UMKM sudah dan selalu menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Sehingga Gojek menilai punya peranan untuk mendukung semua pelaku usaha dan salah satu kunci cara UMKM bisa berkembang adalah digitalisasi.

(mul/ega)

Tag Terpopuler