Hanya Warga AS dengan Penghasilan Segini Bisa Dapat Stimulus

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 22 Des 2020 22:35 WIB
dolar
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pemerintah Amerika Serikat (AS) kembali memberikan bantuan langsung tunai untuk warganya sebesar US$ 600. Mengutip CNBC angka ini lebih rendah dibandingkan bantuan sebelumnya yaitu US$ 1.200 per orang.

Syarat untuk mendapat bantuan tersebut adalah masyarakat yang berpenghasilan US$ 87.000 dan jika pasangan menikah pendapatan ditotal sebesar US$ 174.000.

Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan pemimpin Senat dari Demokrat Chuck Schumer mengatakan paket itu memberikan dana yang sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan nyawa dan mata pencaharian rakyat Amerika.

RUU tersebut tidak memasukkan bantuan substansial kepada pemerintah daerah, yang telah menjadi prioritas utama bagi Demokrat. Schumer mengatakan paket itu membantu pemerintah daerah secara tidak langsung dengan menyediakan uang untuk sekolah, pengujian COVID-19 dan biaya lainnya.

Lalu dana lebih dari US$ 300 miliar akan digunakan untuk mendukung bisnis, dan uang untuk distribusi vaksin, sekolah, dan penyewa yang menghadapi penggusuran. Kesepakatan itu diumumkan pada hari Minggu oleh pemimpin mayoritas Senat Mitch McConnell.

"Kami akhirnya dapat melaporkan apa yang bangsa kami perlu dengar untuk waktu yang sangat lama. Lebih banyak bantuan sedang dalam perjalanan," katanya.

Paket itu berisi kebijakan yang ditargetkan untuk membantu warga AS yang sedang berjuang yang telah menunggu terlalu lama. Melansir BBC sebelumnya, parlemen AS telah menyetujui paket bantuan pandemi senilai sekitar US$ 900 miliar atau setara Rp 12.744 triliun (kurs Rp 14.160/US$). Bantuan yang diberikan termasuk untuk bisnis dan program pengangguran.

Warga AS akan mendapat bantuan individu US$ 600 atau setara Rp 8,4 juta dan tunjangan untuk pengangguran US$ 300 atau Rp 4,2 juta. Sebab, Kongres telah menyepakati program tersebut setelah perselisihan berbulan-bulan.

(kil/hns)