Sederet Sentilan Faisal Basri Soal Penanganan COVID di RI

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 24 Des 2020 06:02 WIB
Ekonom dan politikus
Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Ekonom senior Faisal Basri menyoroti kebijakan vaksinasi virus Corona (COVID-19) yang akan dimulai awal 2021. Dia menilai pemerintah lebih mengutamakan kelompok penduduk produktif untuk divaksinasi.

"Indonesia ini agak beda karena mengutamakan vaksinasi buat penduduk produktif, bukan penduduk yang paling rentan, bukan," kata dia dalam webinar Indef, kemarin Rabu (23/12/2020).

Pemerintah sendiri telah memetakan orang-orang yang diprioritaskan mendapatkan vaksinasi. Pertama adalah mereka yang berada di garis depan, yaitu para petugas medis, kemudian petugas non-medis termasuk TNI dan Polri.

Kemudian yang kedua adalah kelompok berisiko tinggi atau high risk, yaitu kelompok pekerja, termasuk di dalamnya para pedagang pasar, pelayan toko, atau pramuniaga, dan juga mereka yang bekerja di sektor-sektor perusahaan industri.

Faisal Basri menilai kelompok kedua itu diprioritaskan karena pemerintah ingin perekonomian dapat berjalan kembali, dengan kata lain pemerintah lebih mengutamakan ekonomi.

"Yang produktif supaya ekonomi tetap jalan gitu. Jadi tetap saja ekonomi," sebutnya.

Dia juga menyentil Luhut. Apa alasannya? lanjut di halaman berikutnya.

Bersambung ke halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3