Ant Group Dapat Peringatan dari Bank Sentral China, Apa Isinya?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 29 Des 2020 09:51 WIB
Warga Hong Kong gelar aksi unjuk rasa di tengah pandemi Corona. Mereka memprotes rencana China yang hendak membuat UU Keamanan Nasional untuk kotanya.
Foto: AP Photo
Jakarta -

Otoritas keuangan China memberi peringatan serius ke Ant Group, yang merupakan platform pembayaran online terbesar di negara tersebut. Mereka memerintahkan Ant Group untuk merombak sebagian besar operasinya.

Pemerintah China lewat Bank Sentral, sebagai regulator, menilai operasional Ant Group selama ini bertentangan dengan upaya mereka untuk mengendalikan iklim usaha perusahaan internet di China.

Dilansir dari Reuters, Selasa (29/12/2020), Wakil Gubernur Bank Sentral People's Bank of China Pan Gongsheng telah menemui perwakilan Ant Group Sabtu lalu. Perwakilan dari bank sentral menghadiri pertemuan tersebut, bersama dengan regulator sekuritas, perbankan dan valuta asing.

Dalam pernyataannya, Pan dan para pejabat mengecam Ant Group karena disebut telah menentang peraturan. Mereka menyebut Ant Group telah menghilangkan para saingannya dari pasar, merugikan hak konsumen dan mengambil keuntungan dari celah peraturan untuk keuntungannya sendiri. Mereka juga menuding struktur tata kelola perusahaan tidak sehat.

Pihak berwenang tidak secara eksplisit menyerukan pembubaran Ant Group, perusahaan yang berafiliasi dengan Alibaba (BABA) yang mengoperasikan dompet digital terbesar di China, Alipay. Tetapi pernyataan Pan memang menunjukkan bahwa Beijing ingin Ant Group merombak operasinya.

"Ant Group harus sepenuhnya menyadari keseriusan dan perlunya perbaikan ini," kata regulator kepada perusahaan.