Indeks Harga Perdagangan besar Naik 54%, Sektor Pertanian Paling Tinggi

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 04 Jan 2021 16:49 WIB
Gedung Badan Pusat Statistik (BPS)
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Indeks harga perdagangan besar (IHPB) Desember 2020 tercatat 104,62 naik 54% dari IHPB November 2020 sebesar 104,06. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengungkapkan kenaikan tertinggi terjadi di sektor pertanian yakni sebesar 1,98%. Kemudian sektor pertambangan dan penggalian naik 0,06% dan sektor industri naik 0,20% dibandingkan bulan sebelumnya.

"Dengan demikian, perubahan IHPB di tahun kalender 2020 sebesar 1,82% dan perubahan IHPB tahun ke tahun sebesar 1,82%," kata dia dalam konferensi pers, Senin (4/1/2021).

Dia mengungkapkan sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah telur ayam ras, cabai merah, kelapa sawit, cabai rawit, wortel, tepung tapioka dan teh ekstrak atau teh celup.

Setianto menyebutkan pada Desember 2020 sektor pertanian menyumbang andil dominan pada perubahan IHPB yaitu sebesar 0,37%. Sementara itu sektor industri menyumbang andil sebesar 0,17% dan sektor pertambangan dan penggalian tidak menyumbang andil yang signifikan.

Kemudian untuk IHPB kelompok bangunan atau konstruksi yang terdiri dari 5 jenis bangunan pada Desember 2020 secara umum mengalami kenaikan sebesar 0,13% atau terjadi perubahan indeks dari 103,54 pada November 2020 menjadi 103,68 pada Desember 2020.

Perubahan IHPB kelompok bangunan atau konstruksi di tahun kalender 2020 adalah sebesar 0,97% dan perubahan IHPB kelompok bangunan tahun ke tahun sebesar 0,97%.

Pada Desember 2020, semua kelompok jenis bangunan mengalami kenaikan indeks. Paling tinggi adalah instalasi listrik, gas, air minum dan komunikasi yakni naik sebesar 0,23%.

Kemudian kelompok bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal naik 0,15%, kelompok bangunan pekerjaan umum untuk pertanian naik 0,11%, kelompok bangunan pekerjaan umum untuk jalan, jembatan dan pelabuhan naik 0,08% dan kelompok bangunan lainnya 0,17%.

(kil/fdl)