7 Rahasia Gadai di Pegadaian yang Harus Diketahui, Apa Saja?

Alfi Kholisdinuka - detikFinance
Selasa, 05 Jan 2021 23:00 WIB
Ratusan kendaraan dan emas digadaikan warga Blitar selama pandemi 2020. Namun ada kenaikan tabungan emas hingga 175 persen.
Foto: Erliana Riady
Jakarta -

PT Pegadaian (Persero) merupakan satu-satunya badan usaha gadai milik negara yang sudah berdiri 119 tahun lamanya. Pegadaian melayani pemberian pinjaman dengan sistem gadai, tabungan emas, cicilan emas, pembiayaan haji, cicilan kendaraan, hingga pembayaran tagihan bulanan.

Seiring perkembangan zaman dan teknologi, gadai di Pegadaian pun memiliki berbagai fitur tambahan, tanpa menghilangkan dasar sistem gadai. Berbagai fitur pengembangan gadai tersebut bertujuan untuk meningkatkan layanan, mengikuti zaman, dan mempermudah nasabah.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima, Selasa (5/1/2020) berikut 7 rahasia gadai di Pegadaian yang harus diketahui masyarakat.

1. Booking Gadai

Fitur booking gadai memungkinkan gadai di Pegadaian tanpa antre karena sudah melakukan pemesanan sesi gadai. Fitur ini bisa didapatkan melalui aplikasi Pegadaian Digital.

2. Gadai Tabungan Emas

Selain perhiasan emas dan barang berharga lainnya, tabungan emas juga bisa digadaikan. Tabungan Emas bisa digadaikan untuk mendapatkan uang pinjaman dengan rate jasa yang lebih ringan hanya 0,75% per 15 hari. Jika gadai dilakukan di aplikasi Pegadaian Digital, tentu saja tidak perlu datang ke cabang Pegadaian terdekat, uang pinjaman akan cair hari itu juga yang ditransfer ke rekening terdaftar.

3. Gadai Express

Jika penggadai berdomisili di daerah Jabodetabek, maka bisa menggunakan layanan Gadai Express. Layanan ini memungkinkan penggadai untuk gadai barang berharga tanpa bepergian karena akan ada kurir terpercaya yang menjemput barang jaminan untuk diantar ke Cabang Pegadaian terdekat. Uang pinjaman akan ditransfer langsung ke rekening bank.

Saat ini masih 10 cabang piloting yang tersedia, yaitu: Cabang Pegadaian Jatinegara, Pasar Senen, Bekasi Utama, Pasar Mawar, Jatiwaringin, Tangerang, Kebayoran Baru, Tanjung Priok, Cengkareng, dan Pasar Ciputat. Pada 2021 akan diperluas lagi hingga cabang Pegadaian seluruh Jakarta.

4. Minta Tambah Uang Pinjaman Gadai

Seiring berjalannya waktu, harga emas yang fluktuatif pun nilainya cenderung meningkat. Bisa jadi, terdapat peningkatan nilai emas terhadap barang jaminan di Pegadaian. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk melakukan minta tambah uang pinjaman gadai menyesuaikan harga emas saat itu tanpa menambah barang jaminan.

Fitur ini juga bisa digunakan untuk pinjaman yang belum maksimal diambil oleh nasabah. Selain bisa dilakukan di cabang Pegadaian, minta tambah juga bisa dilakukan di aplikasi Pegadaian Digital.

5. Fleksibilitas Pembayaran Kapan Pun Di Mana Pun

Pegadaian memiliki fleksibilitas pembayaran baik dari pilihan tenor pinjaman, perhitungan jasa, waktu pelunasan, cicil atau perpanjang dan channel pembayaran yang sangat banyak. Selain pinjaman tenor 120 hari, sekarang banyak pilihan jangka waktu gadai mulai tenor 15 hari dengan perhitungan jasa harian, ada pula sistem angsuran per bulan dengan jangka waktu 12 bulan hingga 36 bulan.

Gadai juga sangat fleksibel untuk nasabah melakukan cicilan pinjaman, perpanjangan pinjaman, pelunasan dan minta tambah sewaktu-waktu. Ditambah lagi pembayaran gadai baik cicil maupun perpanjang hingga tebus gadai bisa dilakukan melalui banyak channel pembayaran.

6. Gadai Syariah

Selain Pegadaian konvensional, Pegadaian juga memiliki Pegadaian Syariah yang menjalankan sistem gadai dengan prinsip syariah. Terdapat lebih dari 600 outlet Pegadaian Syariah di seluruh Indonesia. Barang jaminan yang diterima berupa perhiasan emas, emas batangan, elektronik, dan juga kendaraan bermotor.

7. Uang Kelebihan Lelang

Banyak di antara penggadai yang belum tahu bahwa mereka bisa menerima uang kelebihan lelang jika barang jaminan gadai dilelang. Jadi, setelah Pegadaian melakukan lelang dengan harga pasaran untuk barang jaminan yang tidak ditebus, terkadang terdapat selisih antara uang pinjaman dan uang hasil lelang. Selisih tersebut bisa diambil oleh nasabah dengan mengunjungi cabang Pegadaian tempat melakukan gadai membawa Surat Bukti Gadai (SBG) dan identitas diri.

Berbagai fitur gadai di Pegadaian ini memberi masyarakat lebih banyak pilihan untuk menggadaikan barang sesuai dengan kebutuhan. Dengan cara ini, diharapkan semakin banyak orang yang menjadikan gadai di Pegadaian sebagai solusi keuangannya.

(fhs/ega)