Sandiaga Sebut KTT G20 Jadi Ajang Unjuk Gigi Pelaku Usaha Labuan Bajo

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 08 Jan 2021 17:14 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno di Labuan Bajo
Menparekraf Sandiaga Uno/Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Destinasi wisata Labuan Bajo diharapkan bisa mengambil peran sebagai tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkapkan jika hal ini merupakan momen yang pas untuk Labuan Bajo dalam berpromosi di tengah pandemi COVID-19.

Dia mengungkapkan KTT G20 merupakan acara internasional yang strategis bagi Labuan Bajo. "Bangsa kita mendapatkan kehormatan menjadi tempat untuk menerima kunjungan pimpinan dan pejabat senior dari G20, 20 negara dengan ekonomi terbesar," kata dia dalam keterangan resmi, Jumat (8/1/2021).

Sandi menyebutkan momentum ini harus bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mempromosikan wisata Labuan Bajo dan UMKM khas Labuan Bajo agar semakin dikenal di mancanegara. Hal ini bisa mendorong banyak wisatawan yang datang ke Labuan Bajo.

Labuan Bajo memang ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo menjadi lokasi pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dan ASEAN Summit 2023 mendatang.

"Ini kesempatan ini untuk berpromosi dan menangkap peluang investasi untuk menggerakkan ekonomi kita secara keseluruhan terutama sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pasca pandemi," imbuh dia.

Menparekraf Sandiaga Uno di Labuan BajoSandiaga Sebut KTT G20 Jadi Ajang Unjuk Gigi Pelaku Usaha Labuan Bajo Foto: Dok. Istimewa

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sandi saat ini gencar memperhatikan 5 destinasi wisata super prioritas agar pemulihan ekonomi bisa lebih cepat dilakukan. Menurut Sandiaga, potensi wisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo meningkat drastis semenjak dikenal pada tahun 2011.

Oleh karena itu, Sandiaga siap untuk lebih mengembangkan lagi potensi Labuan Bajo dari segi infrastruktur, interkoneksi maupun sumber daya manusianya.

"Labuan Bajo salah satu destinasi super prioritas yang penuh potensi. Atas arahan Presiden Joko Widodo, saya hadir untuk menyiapkan keseluruhan dari destinasi yang ikonik ini dari segi infrastruktur, interkoneksi maupun juga dari segi SDM talenta maupun produk produk ekonomi kreatif," jelas dia.

(kil/ara)