Relief Era Bung Karno & Eskalator Pertama di RI Bakal Jadi Ikon Sarinah

Danang Sugianto - detikFinance
Sabtu, 09 Jan 2021 17:16 WIB
Petugas melakukan proses pemugaran pusat perbelanjaan Sarinah di Jakarta, Sabtu (31/10/2020). Sarinah merupakan pusat perbelanjaan (Mal) pertama di Indonesia.
Foto: Ari Saputra: Proses renovasi Sarinah
Jakarta -

PT Sarinah (Persero) akan menampilkan icon khusus setelah renovasi gedung selesai, yang rencananya Agustus tahun ini. Proyek yang memakan dana Rp 700 miliar ini akan mengubah tampilan Sarinah menjadi lebih megah.

Direktur Utama Sarinah, Fetty Kwartati mengatakan salah satu konsep Sarinah nantinya sebagai pusat perbelanjaan yang mempertahankan cagar budaya. Ada beberapa icon yang akan dipertahankan selain relief peninggalan era Presiden Soekarno.

"Sarinah sebagai cagar budaya jadi ada beberapa poin atau ada beberapa icon yang dipertahankan. Salah satunya relief. Kemudian yang kedua ada eskalator pertama di Indonesia, kemudian ada tangga, tangga yang dulu kita naik ke Hard Rock Cafe itu juga itu juga salah satu cagar budaya harus dipertahankan," terangnya kepada detikcom, Sabtu (9/1/2021).

Relief peninggalan era Bung Karno sendiri sebenarnya ada di dalam gedung selama ini. Relief itu dibuat bersamaan dengan pembangunan gedung Sarinah dan diresmikan oleh Bung Karno pada tahun 1960-an.

Relief itu ditutup karena adanya perubahan layout puluhan tahun lalu. Pada konsep renovasi saat ini, relief itu akan kembali dipamerkan dengan dilakukan pembenahan terlebih dahulu agar kondisinya sama seperti dulu.

Selain itu ada eskalator pertama di Indonesia akan kembali dioperasikan di Sarinah. Eskalator itu dianggap bersejarah sehingga masuk dalam daftar icon Sarinah nantinya.

"Eskalator pertama di Indonesia itu masih bisa beroperasi tapi tidak dengan kekuatan yang sama ya, makanya kita harus nanti harus tambah dengan eskalator yang baru," terangnya.

Selain itu ada tangga yang dulu menuju Hard Rock Cafe dan kolam pantul yang juga akan masuk dalam icon bersejarah Sarinah.

"Jadi ini semua sudah melalui sidang dengan tim cagar budaya. Makanya kita tidak bisa sepihak gitu ya tapi memang harus kerja sama dengan cagar budaya," terangnya.

Saat ini proses renovasi Sarinah sudah mencapai sekitar 50%. Rencananya Sarinah akan melakukan Grand Launching pada Agustus 2021 bertepatan dengan HUT Sarinah dan Hari Kemerdekaan Indonesia.

"Sarinah ini tujuannya menjadi Nation Brand atau Icon City atau Destination Mass Visit Place di Indonesia atau di Jakarta. Jadi sama seperti kalau ke Paris ada Galeries Lafayette. Ini menjadi panggung untuk karya anak bangsa dengan produk-produk unggulannya mereka," tutupnya.

(das/hns)