Inggris Restui Satelit Internet Elon Musk

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 11 Jan 2021 07:45 WIB
Elon Musk founder, CEO, and chief engineer/designer of SpaceX speaks during a news conference after a Falcon 9 SpaceX rocket test flight to demonstrate the capsules emergency escape system at the Kennedy Space Center in Cape Canaveral, Fla., Sunday, Jan. 19, 2020. (AP Photo/John Raoux)
Elon Musk/Foto: AP
Jakarta -

Satelit internet milik Elon Musk, Starlink mendapat persetujuan lisensi penggunaan dari regulator komunikasi Inggris. Persetujuan itu membuat orang paling kaya di dunia ini memulai bisnis baru dengan potensi pasar yang besar.

Mengutip Bloomberg, Senin (11/1/2021), juru bicara Ofcom menyebut lisensi penggunaan diberikan pada November 2020. Selain Inggris, negara seperti Yunani, Jerman, dan Australia juga sudah memberikan lisensi penggunaan.

Melalui SpaceX, Elon Musk ingin meluncurkan sistem internet dunia super cepat yang mampu menghubungkan penggunanya melalui satelit. Starlink telah meluncurkan ratusan satelit dan sudah melakukan uji coba beta di Amerika Utara.

Dengan persetujuan tersebut membawa Elon Musk masuk ke pasar internet Inggris yang mana ia bisa bersaing dengan penyedia internet Inggris seperti BT Group Plc dan perusahaan satelit seperti Inmarsat Group Holdings Ltd serta OneWeb.

(hek/ara)