Mendag Jamin Stok Bahan Pokok Ramadhan 2021 Aman, Harganya?

Vadhia Lidyana - detikFinance
Senin, 11 Jan 2021 17:18 WIB
M Lutfi Menteri Perdagangan Baru
Foto: Dok. Kemendag
Jakarta -

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mulai menyoroti ketersediaan bahan pokok untuk bulan Ramadhan dari Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Ia mengatakan, persiapan itu dilakukan lebih awal demi menjaga keamanan stok bahan pokok pada hari besar tersebut.

Adapun komoditas yang mulai dipersiapkan ketersediaannya dari sekarang adalah gula, daging, dan beras.

"Dalam waktu dekat kita akan memastikan bahwa barang pokok dan barang penting, terutama menghadapi bulan Ramadhan, H-100, dan Hari Raya Idul Fitri jadi H-130. kami pastikan akan ada. Kami sudah memastikan bahwa barang penting seperti gula, daging, beras, kami akan persiapkan untuk menghadapi hari-hari besar tersebut," jelas Lutfi dalam konferensi pers virtual, Senin (11/1/2021).

Apabila nantinya menjelang kedua hari besar tersebut ada kenaikan harga, ia memastikan kenaikan itu berasal dari mekanisme pasar internasional, terutama bagi komoditas yang sebagian besar diimpor. Namun, menurut Lutfi Indonesia juga akan menikmati kenaikan harga dari komoditas-komoditas yang diekspor.

"Kami pastikan barang-barang tersebut seperti gula, daging, dan beras segera akan kita jamin pasokannya yang cukup. Ketika harga naik, baik naik dan turun itu adalah mekanisme pasar internasional yang juga berdampak pada komoditas-komoditas yang ada di Indonesia. Jadi ketika harga menguat, yang naik itu bukan hanya komoditas yang kita impor, tapi juga komoditas yang kita ekspor. Artinya kita sama-sama bisa menikmati dan merasakan ketika harga tersebut naik," papar Lutfi.

Ia pun menjamin pihaknya akan transparan dalam menyampaikan informasi terkait kegiatan impor bahan pokok, dan juga pergerakan harga menjelang Ramadhan dan Idul Fitri,

"Kita akan pastikan tata kelola impor dan pengadaan di Kemendag ini akan transparan dan terbuka. Ada yang harganya sangat transparan, bisa tahu, ada yang harganya saya kantongi karena untuk memastikan bahwa pasar berjalan dengan baik," ujarnya.

Terakhir, ia mengatakan tugasnya sebagai Mendag adalah wasit antara penjual dan pembeli. Sehingga, ia akan memastikan proses jual beli berjalan dengan baik.

"Saya ini wasit yang mengendalikan pertarungan antara pembeli dan penjual. Tapi saya pastikan 270 ribu rakyat Indonesia bisa melihat ke Menteri Perdagangan menjaga simpul daripada penjual dan pembeli ini dengan baik dan benar. Jadi mudah-mudahan ini bisa menjadikan kontrol sendiri di Kementerian Perdagangan," tandas Lutfi.

(eds/eds)