Sandiaga: Kita 75 Tahun Merdeka, Pakai Toilet Harus Bayar

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 14 Jan 2021 20:46 WIB
Puluhan toilet warna-warni terlihat di kawasan gedung DPR, Jumat (17/2). Seperti apa penampakannya?
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyoroti praktik toilet berbayar di beberapa tempat wisata. Dia mengatakan dirinya ingin toilet di tempat wisata bisa digunakan dengan gratis.

Dia sempat bergurau Indonesia sudah 75 tahun merdeka, namun pakai toilet saja harus bayar.

"Saya ada pemikiran begini, selama ini kan toilet harus bayar di tempat pariwisata. Masa kita sudah 75 tahun merdeka, pakai toilet harus bayar gitu," kata Sandiaga dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR, Kamis (14/1/2021).

Dia mengaku saat ini sedang menangani masalah itu dengan jajaran Kemenparekraf. Sandiaga mengatakan dia sedang menyusun rencana untuk membuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar toilet tidak berbayar di tempat wisata.

"Ini saya lagi ngomong sama Mba Wamen dan Bu Sesmen, apakah kita bisa punya program gitu di tempat wisata gitu kita kolaborasikan," ujar Sandiaga.

Dia pun mengatakan masalah ini sudah dibicarakan dengan Asosiasi Toilet Nasional.

"Saya sudah jumpa juga sama Asosiasi Toilet Nasional, saya pemikirannya seperti itu sedang dibicarakan," ungkap Sandiaga.

Di sisi lain sejak awal menjabat sebagai Menparekraf, Sandiaga memang sudah dititipkan pesan oleh Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan soal membenahi dan meningkatkan kualitas toilet di tempat wisata.

Untuk menangani hal itu, Sandiaga mengaku akan membentuk Satgas Toilet Nasional. Satgas ini akan dibentuk dalam setahun ke depan. Dalam pelaksanaannya ia akan melibatkan berbagai pihak, termasuk pentahelix pariwisata yaitu akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media.



Simak Video "Desa Wisata RI Disebut Berpotensi Jadi Digital Nomad"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)