Ekonomi Inggris Turun 2,6%, Ternyata Ini Biang Keroknya

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 15 Jan 2021 16:06 WIB
The union flag flies over the Houses of Parliament in Westminster, in central London, Britain June 24, 2016.     REUTERS/Phil Noble
Ilustrasi/Foto: REUTERS/Phil Noble
Jakarta -

Ekonomi Inggris menyusut 2,6% pada November 2020. Penurunan ini menjadi yang pertama sejak April lalu. Terpuruknya ekonomi Inggris disebabkan oleh lockdown yang dilakukan sebagian wilayah untuk menekan penyebaran virus Corona.

Dikutip dari CNBC, Jumat (15/1/2021) Kantor Statistik Nasional Inggris melaporkan produk domestik bruto (PDB) anjlok 5,7%. Angka itu jauh dari perkiraan ekonom.

Bank of England (BoE) memperkirakan ekonomi Inggris menyusut lebih dari 1% selama tiga bulan terakhir tahun 2020. Bank juga memprediksi lockdown pada Januari ini membuat ekonomi jatuh ke dalam resesi lagi.

BoE pun meningkatkan program pembelian obligasi menjadi hampir 900 miliar pound pada November.

Mengingat stimulus biasanya dibutuhkan untuk menopang ekonomi negara. Namun, Gubernur BoE mengatakan masih terlalu dini untuk mengatakan apakah stimulus lebih lanjut akan dibutuhkan.

(ara/ara)