Anak Usaha BUMN Jasa Survei Punya Komisaris Baru

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 16 Jan 2021 11:37 WIB
Surveyor Indonesia
Foto: Dok. Surveyor Indonesia
Jakarta -

Anak usaha PT Surveyor Indonesia (Persero), yakni PT Surveyor Carbon Consulting Indonesia (PT SCCI) yang bergerak di industri pertambangan mineral dan batu bara, mengangkat Dewan Komisaris baru.

Pengangkatan ini komisaris baru ini dihadiri jajaran Direksi PT SCCI, yakni Imam Dasuki selaku Direktur Utama PT SCCI, I Wayan Sanjaya selaku Direktur Operasional PT SCCI, Dwi Bondan Lukitasari selaku Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis PT SCCI, sedangkan dari PT Surveyor Indonesia (Persero) di hadiri Direktur Utama Surveyor Indonesia Dian M. Noer didampingi Direktur Komersial I, Tri Widodo.

Penambahan Dewan Komisaris ini seiring dengan berkembangnya kinerja PT SCCI secara konsisten, terus meningkatnya target capaian perusahaan, dan pengembangan layanan bisnis baru. Dewan Komisaris yang diangkat adalah pemindahtugasan Djusep Sukriatno yang semula Komisaris menjadi Komisaris Utama dan penunjukan Umar Lessy sebagai Komisaris baru.

"Dengan hadirnya Bapak Umar Lessy melengkapi Dewan Komisaris, sekaligus pengalaman Bapak Djusep dan jajaran Direksi PT SCCI, diharapkan PT SCCI dapat meraih peluang - peluang baru kedepannya," Ujar Dian dalam keterangannya, Sabtu (16/1/2021).

"Hal ini agar bisnis PT SCCI bisa terus berkembang, layanannya terus bertambah baik secara kuantitas dan tentunya kualitas, serta mampu menghasilkan inovasi - inovasi bisnis baru di industri TIC khususnya pertambangan mineral dan batu bara," lanjutnya.

PT SCCI sendiri merupakan entitas anak perusahaan dari Surveyor Indonesia yang didirikan pada tahun 2002 yang merupakan perusahaan joint venture antara Surveyor Indonesia dan the CCI Holding Limited (CCI) of Australia dengan komposisi pembagian saham masing-masing perusahaan sebesar 50%.

Pada tahun 2007, saham yang dimiliki CCI Holding Limited diakuisisi oleh Bureau Veritas (BV) of France sehingga BV memiliki saham sebesar 50% pada SCCI, kemudian pada tahun 2011 BV melepas 50% saham SCCI kepada Surveyor Indonesia sehingga Surveyor Indonesia memiliki saham penuh atas SCCI. Saat ini komposisi kepemilikan saham yang dimiliki Surveyor Indonesia sebesar 99% sedangkan 1% saham dimiliki oleh Koperasi Surveyor Indonesia (Kopsurindo).

(fdl/fdl)