Bagaimana Nasib Pegawai Lembaga yang Dibubarkan Jokowi?

Soraya Novika - detikFinance
Senin, 18 Jan 2021 14:39 WIB
Presiden Jokowi berduka atas gempa di Mamuju
Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja membubarkan 10 lembaga negara akhir 2020 lalu. Rencananya, ada beberapa lembaga lainnya yang juga bakal dibubarkan Jokowi tahun ini.

Lalu, bagaimana nasib pegawai di lembaga-lembaga tersebut?

Menurut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo, pegawai dari lembaga-lembaga yang dibubarkan Jokowi tersebut tentu tidak semua langsung pensiun dini. Beberapa akan ditempatkan di instansi pemerintah lainnya.

"Dalam hal terjadi perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah yang mengakibatkan kelebihan PNS maka PNS tersebut terlebih dahulu disalurkan pada instansi pemerintah lainnya," ujar Tjahjo dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, Senin (18/1/2021).

"Sebagai contoh mengenai penghapusan beberapa lembaga dan badan yang ada, itu sebelum kita putuskan dengan untuk dihapuskan atau diintegrasikan dengan Kementerian," sambungnya.

Pengalaman dari yang sudah dibubarkan Jokowi, integrasi pegawai dari lembaga tersebut ke instansi pemerintah lainnya sejauh ini tidak mengalami masalah berarti. Berkaca dari hal itu, dipastikan konsep serupa bila diterapkan pada perampingan lembaga lainnya juga akan berjalan dengan mulus.

"Kami sudah membahas dengan Kementerian Keuangan, sudah membahas dengan BKN dalam kaitan anggaran dalam kaitan mau disalurkan ke mana dan secara prinsip lembaga badan yang sudah dihapuskan atas dasar keputusan Presiden ini tidak menjadi masalah prinsip," paparnya.

Meski begitu, penempatan pegawai dipastikan berjalan secara teliti sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan di instansi pemerintah tempat pegawai itu akan ditempatkan.

"Perampingan organisasi dilakukan dengan hati-hati sesuai dengan peraturan perundang-undangan melalui proses evaluasi analisis jabatan analisis beban kerja agar dapat diketahui kebutuhan riil pegawai," tegasnya.

Berikut daftar lembaga yang baru dibubarkan Jokowi akhir tahun lalu:

1. Dewan Riset Nasional dialihkan ke Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional
2. Dewan Ketahanan Pangan dialihkan ke Kementerian Pertanian
3. Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura dialihkan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kementerian Perhubungan sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing
4. Badan Standardisasi dan Akreditasi Nasional Keolahragaan dialihkan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga
5. Komisi Pengawas Haji Indonesia dialihkan ke Kementerian Agama
6. Komite Ekonomi dan Industri Nasional dialihkan ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
7. Badan Pertimbangan Telekomunikasi dialihkan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika
8. Komisi Nasional Lanjut Usia dialihkan ke Kementerian Sosial
9. Badan Olahraga Profesional Indonesia dialihkan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga
10. Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia dialihkan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika

Pembubaran ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 112 Tahun 2020 yang diteken dan diundangkan per 26 November 2020.

(zlf/zlf)