Budi Said, Crazy Rich Surabaya yang Gugat Antam 1,1 Ton Emas

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 19 Jan 2021 20:00 WIB
Antam Digugat 1,1 Ton Emas
Foto: Antam Digugat 1,1 Ton Emas (Mindra Purnomo/tim infografis detikcom)
Jakarta -

Budi Said santer diberitakan setelah aksinya menggugat PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang tercatat pada 7 Februari 2020. Tak tanggung-tanggung Antam digugat membayar kerugian senilai Rp 817,4 miliar atau setara 1,1 ton emas.

Dalam perkara itu ada 5 pihak yang digugat oleh Budi yakni (I) Antam, (II) Endang Kumoro, Kepala BELM Surabaya I ANTAM, (III) Misdianto, Tenaga Administrasi BELM Surabaya I ANTAM, (IV) Ahmad Purwanto, General Trading Manufacturing And Service Senior Officer, (V) Eksi Anggraeni.

Pria yang disebut-sebut sebagai crazy rich Surabaya itu ternyata merupakan pengusaha properti. Namanya beberapa kali muncul di media lokal Surabaya yang menyebut dirinya sebagai pemilik Tridjaya Kartika Gorup.

Dalam website resmi perusahaannya namanya memang tidak tertera, termasuk juga susunan manajemen lainya. Dalam keterangannya perusahaan ini mengaku sebagai pengembang properti berpengalaman di kota Surabaya.

Ada beberapa proyek perumahan yang dipamerkan perusahaan ini seperti Kertajaya Indah Regency, Florencia Regency dan Taman Indah Regency. Perumahan itu diklaim sebagai kawasan hunian mewah.

Nama Budi Said juga muncul dalam catatan perkara PN Surabaya. Perusahaan juga sempat berperkara dan tercatat di PN Surabaya, namanya pun tertera dalam catatan perkara itu.

Baca di halaman selanjutnya duduk perkara yang membuat Budi Said menggugat Antam 1,1 ton emas.

Selanjutnya
Halaman
1 2