BRI-PLN Jalin Kerja Sama di Program Elektrifikasi Sektor Pertanian

Yudistira Imandiar - detikFinance
Rabu, 20 Jan 2021 15:38 WIB
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjalin kerja sama dengan PT PLN (Persero) untuk mendukung program elektrifikasi di sektor pertanian.
Foto: Dok. BRI
Jakarta -

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjalin kerja sama dengan PT PLN (Persero) untuk mendukung program elektrifikasi di sektor pertanian. Kerja sama BRI dan PLN bertujuan agar semakin banyak pelaku usaha di sektor pertanian yang mendapat akses listrik sehingga berdampak positif terhadap produktivitas dan efisiensi usaha mereka hingga dapat meningkatkan ketahanan pangan.

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara BRI dan PLN untuk mendukung program electrifying agriculture telah dilakukan pada Selasa (19/1). Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN BRI Agus Noorsanto mengatakan pihaknya berkomitmen menyalurkan pembiayaan dan sosialisasi terkait pentingnya elektrifikasi untuk para petani, peternak, nelayan dan pelaku usaha di sektor produktif.

"Kolaborasi PLN dan BRI sebetulnya sudah lama berjalan di level korporat dan sektor komersil. Sekarang dengan adanya program PLN kami sangat menyambut baik. Langkah dari PLN ini akan membantu kami, karena ini salah satu bentuk pembiayaan yang mungkin akan banyak sekali dibutuhkan dan menjadi salah satu target pembiayaan, baik itu di segmen mikro maupun bisnis kecil yang besarannya bisa sampai Rp 500 juta," ujar Agus dalam keterangan tertulis, Rabu (20/1/2021).

Agus mengatakan BRI melalui jaringan kantor yang tersebar di seluruh daerah siap melayani, mempercepat, serta mengakselerasi program elektrifikasi sektor agrikultur di Indonesia. Layanan yang cepat akan dilakukan BRI demi mempermudah proses pemasangan infrastruktur elektrik bagi para pelaku usaha agrikultur.

BRI, lanjut Agus, juga akan membentuk tim khusus untuk melakukan monitoring dan mengevaluasi implementasi program ini di lapangan. Hal tersebut dilakukan agar layanan keuangan yang diberikan BRI bisa terjaga kualitasnya.

"Semoga sinergi ini membawa benefit, selain kepada PLN dan BRI, juga kepada masyarakat Indonesia dan diharapkan bisa mendukung dalam produktivitas sektor pertanian, dan berkontribusi pada ketahanan pangan di Indonesia," imbuh Agus.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril menambahkan elektrifikasi merupakan hal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan produktivitas petani, peternak, serta nelayan. Program electrifying agriculture dari PLN merupakan penerapan misi PLN untuk mendukung proses elektrifikasi di Indonesia.

"Omzet petani dapat meningkat sampai tiga kali lipat karena tanamannya disinari listrik dari PLN. Selain untuk irigasi sawah, elektrifikasi juga digunakan pada penggilingan padi, pengusir hama, dll. Rata-rata melalui elektrifikasi dapat memberikan penghematan biaya hingga 30 persen bagi petani," ulas Bob.

"Kami mengajak Bank BRI untuk mendorong produktivitas sektor pangan melalui pembiayaan electrifying agriculture karena petani kita, meski sudah berusaha mendapatkan akses perbankan, masih banyak yang belum mendapatkannya," imbuhnya.

Dalam kerja sama ini, BRI dan PLN akan berbagi informasi dan memberikan arahan kepada petani agar bisa mendapatkan layanan keuangan dari perbankan dengan mudah dan terjangkau. BRI dapat menyediakan layanan bagi para petani, peternak, dan nelayan yang berstatus pelanggan atau calon pelanggan PLN yang hendak berpartisipasi dalam program elektrifikasi.

"Melalui MoU ini, diharapkan kita dapat melakukan pertukaran data dan informasi serta pemanfaatan jasa oleh PLN maupun BRI. Kerja sama ini dapat mendukung perluasan bisnis kedua belah pihak dalam skema saling menguntungkan, serta menjadi landasan untuk dapat diimplementasikan kepada seluruh unit PLN di seluruh Indonesia," ungkap Bob.



Simak Video "#BRIBersamaUMKM"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/hns)