Pedagang Daging Sapi Dapat Lampu Hijau Mengadu ke Istana

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 21 Jan 2021 06:30 WIB
Aksi mogok jualan juga dilakukan pedagang daging sapi di Pasar Bintaro Sektor 2. Aksi itu dilakukan lantaran harga daging sapi naik drastis di sisi hulu sehingga pedagang kesulitan menjualnya.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Mahalnya harga daging sapi membuat para pedagang daging sapi melakukan aksi mogok jualan. Pihak Istana Kepresidenan pun membuka pintu untuk mereka jika ingin berdiskusi tentang hal tersebut

"Kalau mereka datang pasti kami terima. KSP akan selalu menerima berbagai aspirasi itu," kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (20/1/2021).

Tak hanya menampung aspirasi, Moeldoko juga berjanji akan mencarikan solusi dari permasalahan harga daging sapi.

"Seperti kemarin persoalan kedelai juga seperti itu. Harus ada langkah-langkah cepat di lapangan. Tapi memang harga daging (sapi) ini cukup tinggi ya harganya," tambahnya.

Moeldoko pun mengakui harga jual daging sapi di pasar sudah terlampau tinggi. Salah satu pedagang mengungkapkan harga daging sapi di pemotongan sudah tembus Rp 130 ribu per kg. Sementara pedagang biasanya menjual ke konsumen Rp 120 ribu per kg.

"Itu memang saya berharap mereka bisa kita ajak konsultasi, kita ajak bicara. Nanti kita cari bagaimana jalan keluarnya, begitu ya. Ini kan berkaitan dengan asosiasi. KSP sangat terbuka untuk menerima mereka," tutupnya.

Baca di halaman berikutnya alasan pedagang daging sapi melakukan mogok jualan>>>