Balas Dendam, China Sanksi Eks Menlu hingga Puluhan Pejabat Era Trump

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 21 Jan 2021 11:07 WIB
Ilustrasi bendera China/ebcitizen.com
Foto: Internet/ebcitizen.com
Jakarta -

Pemerintah China menjatuhkan sanksi kepada puluhan pejabat pada pemerintahan Donald Trump. Mantan Menteri Luar Negeri, Mike Pompeo, mantan Penasihat Keamanan Nasional Robert O'Brien dan mantan Penasihat Perdagangan Peter Navarro juga masuk daftar sanksi itu.

Sanksi dilayangkan pemerintah China usai Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden resmi dilantik. Melalui surat pernyataan yang ditulis oleh Kementerian Luar Negeri China.

Kemenlu China menuliskan sanksi yang diberikan sebagai balasan kepada politisi anti-China di AS terutama pada masa pemerintahan Trump. Dalam surat itu dituliskan puluhan pejabat AS selama ini hanya mengutamakan kepentingan politik, hingga tidak memberikan perhatian terhadap kepentingan rakyat China dan AS.

"Mereka telah merencanakan, mempromosikan dan melaksanakan sebuah serangkaian gerakan gila yang telah sangat mengganggu urusan dalam negeri China, merusak kepentingan China, menyinggung rakyat China, dan sangat mengganggu hubungan China-AS, "tulis Kementerian Luar Negeri China, dikutip dari CNBC, Kamis (21/1/2021).

Dalam surat itu dituliskan, ada 28 pejabat pada era Trump yang dijatuhkan sanksi. Menurut China, mereka yang bertanggung jawab atas semua tindakan AS ke China selama masa beberapa tahun belakangan.

Sanksi yang akan didapatkan puluhan pejabat era Trump yakni tidak akan diperbolehkan berbisnis di China dan memasuki wilayah China, yakni Hong Kong dan Makau Tingkok.

"Orang-orang ini dan anggota keluarga dekat mereka dilarang memasuki daratan, Hong Kong, dan Makau Tiongkok. Mereka dan perusahaan serta institusi yang terkait dengan mereka juga dilarang berbisnis dengan China, "tulis Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan.

Pemerintah China juga menjatuhkan sanksi kepada mantan wakil penasihat keamanan nasional Matthew Pottinger, mantan Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Alex Azar, mantan Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Kelly Craft, dan Asisten Menteri Luar Negeri untuk Urusan Asia Timur dan Pasifik David Stilwell

Selanjutnya
Halaman
1 2