Pahala Mansury Mau Hapus Anggapan BUMN Kuasai Banyak Proyek

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 21 Jan 2021 12:09 WIB
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Pahala N. Mansury memaparkan materi dalam Virtual Media Briefing di Jakarta, Kamis (13/8).
Foto: dok. Bank BTN
Jakarta -

Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury mengungkapkan banyak proyek yang bisa dikerjasamakan dengan swasta. Pahala menuturkan, pihaknya tengah berupaya menjembatani persepsi, di mana sebelumnya swasta menilai banyak proyek dikuasai BUMN.

Apalagi, kata dia, Menteri BUMN Erick Thohir berasal dari swasta. Pihaknya ingin lebih banyak bermitra dengan dengan swasta.

"Satu hal tadi kan kita bicara partnership karena memang BUMN sangat banyak sekali membutuhkan kemitraan, mungkin sebelumnya di sektor swasta 'ko semua-semuanya dilakukan BUMN'," kata Pahala dalam CEO Forum, Kamis (21/1/2021).

"Ini persepsi seperti ini kita harapkan pelan-pelan kita coba jembatani, Pak Menteri sendiri, Pak Erick sendiri datang dari sektor swasta juga. Bagaimana kita bisa bersama-sama, lebih baik lagi kemitraan antara BUMN dengan sektor swasta ini kita harapkan betul," ujar Pahala Mansury.

Dia pun mencontohkan, di sektor ketenagalistrikan pun sudah banyak swasta yang dilibatkan. Kembali, ia berharap kemitraan antara BUMN dan swasta bisa diperbanyak.

"Banyak sekali, selama ini PLN IPP, banyak sekali kemitraan yang dibangun, tapi ke depan kita berharap akan lebih banyak lagi kerja sama-kerja sama kita berharap kita bisa terus berkomunikasi, berinteraksi bukan hanya BUMN tapi dengan sektor swasta sama-sama membangun berbagi sektor," terangnya.
Dia menambahkan, sektor pangan, farmasi hingga energi pun bisa dikembangkan bersama swasta.

"Sektor pangan, farmasi, energi kita berharap hal tersebut, pangan misalnya banyak kemitraan yang kita ingin bangun misalnya bagi PTPN, Perhutani sektor kita lihat kemitraan itu bisa dikembangkan bersama-sama. Harapan kita membuka komunikasi antara sektor swasta dan BUMN mengeksplor untuk kemungkinan kolaborasi, dengan governance yang baik tentunya," terang Pahala Mansury.

(acd/fdl)