UMKM Digenjot Go Online Tapi Tak Didukung Infrastruktur Logistik

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 21 Jan 2021 16:41 WIB
Tuyul Online
Foto: Tuyul Online (Tim Infografis: Luthfy Syahban)
Jakarta -

Pemerintah sedang mendorong pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) merambah bisnis online. Terlebih, pandemi virus Corona (COVID-19) mengharuskan mereka mulai beradaptasi dengan pasar digital. Sayangnya, terdapat sejumlah kendala.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing UKM Kemenko Perekonomian, Rudy Salahudin menjelaskan salah satu kendalanya adalah ketersediaan infrastruktur, bukan hanya infrastruktur telekomunikasi tapi juga logistik.

"Nah, infrastruktur ini juga bukan hanya terkait dengan infrastruktur telekomunikasi, tetapi juga infrastruktur logistik dan lain sebagainya yang harus kita benahi bersama," kata dia dalam webinar Jakarta Post, Kamis (21/1/2021).

"Going digital itu hanya media atau hanya cara kita, tapi logistik kita, bagaimana kita mau mendorong ini dari desa ke kota, ini kan harus kita perbaiki bersama," sambungnya.

Dia menjelaskan, UMKM di Jawa mungkin masih mudah untuk urusan logistik karena terhubung dengan jalan tol dan desa-desanya juga tidak terlalu jauh.

"Tapi bagaimana untuk yang di Kalimantan, bagaimana untuk yang di Sulawesi dan lain sebagainya? jadi ini PR kita masih banyak, tapi bukan hanya pemerintah , tapi juga kita mohon bantuan kolaborasi dari teman-teman para pelaku, dengan teman-teman aggregator, dengan teman-teman konsolidator untuk UMKM, kita bekerja bersama," paparnya.

Tantangan lainnya, yaitu tingkat literasi digital orang Indonesia masih sangat rendah sehingga perlu kita dorong bersama, salah satunya memberikan pelatihan kepada masyarakat untuk menguasai digital.

"Salah satunya dengan memberikan pelatihan-pelatihan melalui misalnya Kartu Pra Kerja yang bisa didorong dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mereka paling tidak familiar dengan yang namanya digital ini," papar Rudy.

Tentu saja, lanjut dia, tugas pemerintah bukan hanya mendigitalkan UMKM, tapi juga bagaimana melakukan pembinaan pembinaan lanjutan untuk memastikan dagangan mereka dibeli.

"Nah, ini yang menjadi PR kita bersama, pemerintah juga bersama-sama dengan para pelaku usaha supaya kita bisa menjalankan ini dengan baik," tambahnya.

(toy/dna)