4 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Siap Dipakai Februari

Hendra Kusuma - detikFinance
Sabtu, 23 Jan 2021 13:20 WIB
Vaksinasi COVID-19 terhadap tenaga medis di RSD Wisma Atlet Kemayoran mulai dilakukan. Vaksinasi kepada ribuan tenaga kesehatan itu dilakukan bertahap.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

PT Bio Farma (Persero) menjelaskan ada 4 juta dosis vaksin COVID-19 yang siap disuntikkan pada Februari nanti. Vaksin yang siap disuntikkan ini berasal dari bahan baku yang sudah diterima Bio Farma sejak Desember 2020.

Bio Farma sudah menerima setidaknya 3 juta bahan baku vaksin dari Sinovac. Di mana, pendistribusian dilakukan menjadi dua tahap yaitu sebanyak 1,2 juta dosis dan sebanyak 1,8 juta bahan baku vaksin pada Desember 2020.

Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir mengatakan pasokan bahan baku vaksin yang dimilikinya pun bertambah seiring sudah sampainya 15 juta dosis bulk vaksin COVID-19 dari Sinovac belum lama ini.

"Kolaborasi antara Bio Farma dengan Sinovac, melalui dua mekanisme, yaitu impor dalam bentuk barang jadi / finished product single dose yang diperuntukan front liner di Indonesia, dan impor dalam bentuk bulk / konsentrat vaksin. Dari bulk ini, akan diproses lebih lanjut di Bio Farma di fasilitas fill and finish yang ada di Bio Farma," kata Honesti dalam keterangan resminya yang dikutip Sabtu (23/1/2021).

Sebanyak 15 juta dosis bulk vaksin COVID-19 ini langsung diproses di fasilitas fill and finish untuk menjadi final product. Dari pengadaan vaksin di akhir tahun 2020, sebanyak 1,2 juta doses sudah didistribusikan ke-43 provinsi dan sisanya 1,8 juta dosis didistribusikan pada pekan ini.

Menurut Honesti, Bio Farma akan menerima bahan baku 140 juta dosis, yang akan diterima secara bertahap. Tahap pertama pengiriman bahan baku ini, sudah kami terima sebanyak 15 juta dosis pada 12 Januari 2021 yang lalu.

Honesti memastikan ada 4 juta dosis vaksin yang sudah selesai diproduksi dan siap disuntikkan pada Februari 2021.

"Sampai dengan hari ini (21/1), sudah ada 4 juta dosis yang sudah selesai diproduksi. Status produk- produk tersebut, saat ini sedang dalam tahap proses quality control, yang akan dikirimkan ke Badan POM untuk mendapatkan lot release agar dapat didistribusikan, dan diperkirakan sampai dengan bulan Februari 2021 mendatang, akan siap sebanyak 4 juta dosis vaksin," tuturnya.

(hek/hns)