Menhub: Pilot Harus Ada Tes Psikologi Khusus

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 25 Jan 2021 17:57 WIB
Budi Karya Sumadi
Foto: Kemenhub: Menhub Budi Karya Sumadi
Jakarta -

Kementerian Perhubungan akan menetapkan kewajiban bagi pilot untuk melakukan tes psikologis. Hal itu merupakan salah satu tindak lanjut dari musibah yang terjadi belum lama ini yakni jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan, pihaknya akan mendorong faktor keselamatan dari transportasi udara. Salah satunya dengan melakukan tes psikologis kepada pilot.

"Kami siap untuk memperhatikan masalah keselamatan. Saya sudah sampaikan ke Pak Dirjen Udara bahwa pilot harus ada tes psikologi yang secara khusus," ujar Budi Karya dalam rapat kerja dengan Komisi V, Senin (25/1/2021).

Budi menambahkan, Direktorat Jenderal Udara juga diminta untuk menggandeng institusi yang berkompeten untuk melakukan tes psikologis terhadap para pilot.

Dalam rapat itu Budi diminta untuk memberikan bocoran informasi mengenai hasil penyelidikan KNKT terkait jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Namun dia menolak untuk menyampaikannya.

"Saya mungkin nggak bisa menjawab Pak Hasan Basri karena itu kewenangan KNKT. Tapi saya akan minta kepada Pak Dirjen Udara melalui kerjasama dengan institusi yang terbaik untuk melakukan assessment secara khusus para pilot itu," tuturnya.

Anggota Komisi V Hasan Basri sebelumnya meminta Budi Karya untuk memberikan bocoran terkait hasil penyelidikan yang dilakukan KNKT terhadap jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

"Mungkin ya sekadar menambah informasi kepada kami, walaupun nanti akan ada pembicaraan khusus. Mungkin itu lebih mendalam lagi mengenai teknis pengawasan, teknis mengecek penumpang. Tapi ini khusus penyebab dari pada jatuhnya Sriwijaya, diperkirakan apa, bocoran saja Pak Menteri," terang Budi Karya.

(das/hns)