Pecah Rekor! Apple Raup Pendapatan Kuartalan Rp 1,56 Kuadriliun

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 28 Jan 2021 11:10 WIB
Raksasa teknologi Apple mencatatkan rekor baru. Perusahaan asal Cupertino, AS, itu kini memiliki valuasi sebesar US$ 2 triliun atau sekitar Rp 29.400 triliun (kurs Rp 14.700).
Foto: Getty Images

CEO Apple Tim Cook bahkan mengatakan torehan keuangan itu seharusnya bisa lebih baik lagi jika tidak ada pandemi COVID-19 yang menimbulkan lockdown di banyak negara.

Cook mengatakan bahwa total basis penginstalan Apple untuk iPhone lebih dari 1 miliar, naik dari titik data sebelumnya 900 juta. Total basis penginstalan aktif untuk semua produk Apple adalah 1,65 miliar.

Apple telah diuntungkan selama pandemi dari peningkatan penjualan PC dan gadget karena orang-orang yang bekerja dan sekolah dari rumah.

Apple merilis model iPhone baru pada bulan Oktober. Keempat model iPhone 12 adalah yang pertama menyertakan 5G. Pendapatan iPhone naik 17% dari periode yang sama tahun lalu.

Kategori produk Apple lainnya, yang meliputi Apple Watch dan headphone seperti AirPods dan Beats, naik 29% dari tahun lalu menjadi US$ 12,97 miliar. Apple merilis satu set headphone kelas atas, AirPods Pro Max, pada bulan Desember, dengan harga yang disarankan US$ 549.

Mac dan iPad, perangkat Apple yang paling mungkin digunakan untuk pekerjaan jarak jauh dan sekolah, juga meningkat. Apple merilis komputer Mac baru yang ditenagai oleh chipnya sendiri dan bukan prosesor Intel pada bulan Desember mendapat ulasan positif yang mengatakan bahwa mereka lebih unggul dalam hal daya dan masa pakai baterai dibandingkan model lama.

Bisnis layanan Apple, yang disorot oleh perusahaan sebagai mesin pertumbuhan, naik 24% dari tahun ke tahun menjadi $ 15,76 miliar. Kategori produk tersebut bersifat umum: Ini mencakup uang yang dihasilkan Apple dari App Store, langganan ke konten digital seperti Apple Music atau Apple TV +, biaya lisensi yang dibayarkan oleh Google untuk menjadi mesin telusur default iPhone dan jaminan AppleCare.


(das/fdl)