Sriwijaya Air Gratiskan Rapid Test Antigen, Cek di Sini Caranya!

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 01 Feb 2021 10:03 WIB
Sriwijaya Group Buka 2 rute baru
Foto: detikFoto
Jakarta -

Sriwijaya Air Group memberikan rapid test antigen gratis bagi penumpang Sriwijaya Air dan NAM Air. Hal itu dilakukan untuk memberikan kemudahan dan menggairahkan kembali minat masyarakat terbang dengan pesawat.

"Kami melihat langsung bahwa kondisi pandemi saat ini sudah semakin mengkhawatirkan, tetapi pergerakan penumpang dengan menggunakan pesawat terbang untuk berbagai keperluan masih tak terhindarkan," kata Direktur Niaga Sriwijaya Air Group, Henoch Rudi Iwanudin dalam keterangan resmi yang dikutip detikcom, Senin (1/2/2021).

Rapid test antigen gratis ini tersedia di beberapa rute penerbangan Sriwijaya Air dan NAM Air seperti Jakarta - Pangkal Pinang - Jakarta; Jakarta - Tanjung Pandan - Jakarta; Pangkal Pinang - Tanjung Pandan - Pangkal Pinang; Pangkal Pinang - Palembang - Pangkal Pinang; Pontianak - Ketapang - Pontianak; Pontianak - Sintang; Pontianak - Solo; Pontianak - Putussibau dan Pontianak - Jakarta.

Periode penerbangan dengan rapid test antigen gratis ini berlaku sejak 27 Januari-8 Februari 2021, sementara periode terbangnya sejak 27 Januari-10 Februari 2021 mendatang.

Rapid test antigen gratis bisa ditemui di Kantor Sriwijaya Air Group Cabang Melawai, Sriwijaya Air Tower di Cengkareng, RS Kalbu Intan Medika di Pangkal Pinang, Belitung Medical Center di Tanjung Pandan.

Kemudian, Klinik dr Jane Ariesta di Palembang, RS Bhayangkara TK III Anton Soedjarwo di Pontianak, dan Lab Klinik Prima di Ketapang.

Selain rapid test antigen gratis, Sriwijaya Air Group menyebut telah melakukan berbagai langkah pencegahan COVID-19 seperti disinfeksi kabin pesawat, membersihkan tiap detail tempat duduk, memasang High-Effiency Particulate Air (HEPA) filter di setiap armada, dan membagikan peralatan perlindungan COVID-19.

"Sriwijaya Air Group kembali menunjukkan komitmen besar untuk mendukung upaya pemerintah menerapkan adaptasi kebiasaan baru dalam industri penerbangan tanah air guna menghentikan penyebaran COVID-19," ujarnya.

(aid/eds)