Miliarder Ini Jadi yang Pertama Jajal Wisata Luar Angkasa

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 02 Feb 2021 09:57 WIB
A SpaceX Falcon Heavy rocket, carrying the Arabsat 6A communications satellite, lifts off from the Kennedy Space Center in Cape Canaveral, Florida, U.S., April 11, 2019. REUTERS/Thom Baur     TPX IMAGES OF THE DAY
Foto: Thom Baur/Reuters
Jakarta -

Pengusaha tajir Jared Isaacman akan menjadi salah satu orang yang pertama terbang ke luar angkasa menggunakan kapsul SpaceX Crew Dragon dari non astronot atau sipil. Ia akan memimpin misi yang dijadwalkan pada akhir 2021.

Mengutip CNN, Selasa (2/1/2021), Isaacman juga telah membeli tiga kursi tambahan di misi tersebut. Kursi itu akan disumbangkan ke duta St Jude Children's Research Hospital dan masyarakat yang mendapat kesempatan untuk mengikuti perjalanan.

Isaacman mengatakan duta itu sudah terpilih. Namun, ia ta mengungkap identitas tersebut. Ia hanya mengatakan bahwa itu akan menjadi wanita dan petugas kesehatan garis depan yang berkomitmen membantu anak-anak mengalahkan kanker.

Kursi keempat disediakan untuk pemenang kontes, terbatas untuk pelanggan platform e-commerce Isaacman, Shift4Shop. Peserta yang memenuhi syarat harus meluncurkan tokok online di platform tersebut kemudian me-tweet tentang kisah kewirausahaan mereka. Nantinya, merekan akan dinilai oleh para dewan juri.

Tidak jelas kapan pemenang akan dipilih, meskipun Isaacman mengatakan kepada wartawan melalui teleconference pada hari Senin bahwa semua anggota kru dapat memulai pelatihan dalam waktu 30 hari.

CEO SpaceX Elon Musk, sebelumnya telah menyatakan minatnya untuk bergabung dengan misi SpaceX, mengatakan kepada media bahwa dia tidak akan menjalankan misi Inspiration4.

"Aku akan terbang suatu hari nanti, tapi yang ini tidak," katanya.

Isaacman menuturkan, misi ini disebut Inspiration4 di mana angka 4 mengacu pada jumlah anggota kru. Isaacman mengatakan dirinya ingin membuat misi ini bersejarah untuk menginspirasi umat manusia sambil membantu mengatasi kanker anak-anak. Ia juga berjanji menyumbangkan US$ 100 juta ke rumah sakit sebagai bagian dari dorongan untuk mengumpulkan US$ 200 juta lebih banyak dolar untuk penelitian organisasi tersebut.

Isaacman merupakan CEO Shift4, sebuah perusahaan pemrosesan pembayaran yang telah memproses lebih dari US$ 200 miliar pembayaran pada tahun 2019 di industri termasuk ritel, perhotelan dan game. Forbes memperkirakan Isaacman memiliki kekayaan bersih sekitar $ 2 miliar.

Tidak jelas pasti berapa lama perjalanan itu akan dilakukan atau di orbit mana ia akan terbang. Musk memberi tahu Isaacman pada hari Senin, bahwa pihaknya siap mengantarkan ke mana pun.

"Ke mana pun Anda ingin pergi, kami akan membawa Anda ke sana," kata Musk.

SpaceX telah lama menyatakan akan terbuka untuk menjual tiket kepada warga sipil dan turis untuk kursi di kapsul Crew Dragon, yang mulai beroperasi tahun lalu dan terutama dimaksudkan untuk mengantar astronot NASA ke dan dari stasiun luar angkasa. Februari lalu, SpaceX mengisyaratkan akan melakukan perjalanan bagi empat orang untuk menghabiskan beberapa hari di orbit, menikmati pemandangan bumi di atas pesawat ruang angkasa.

SpaceX akan melatih Isaacman, yang memiliki pengalaman sebelumnya mengemudikan berbagai pesawat dan sesama awak untuk misi di fasilitas SpaceX.

Tonton Video: Reaksi Optimistis Elon Musk Meski Roket SpaceX Meledak

[Gambas:Video 20detik]



(acd/zlf)