Deutsche Bank Hingga Citigroup Terlibat Dugaan Skandal Mata Uang

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 08 Feb 2021 14:41 WIB
Deutsche Bank
Foto: Reuters
Jakarta -

Bank sentral Taiwan memberi hukuman kepada Deutsche Bank, Citigroup Inc, ING Australia dan New Zealand Banking Group Ltd terkait dugaan spekulasi uang.

Mengutip dari Reuters, Senin (8/2/2021) Keempat bank itu dilarang melakukan transaksi penukaran mata uang Taiwan atau perdagangan derivatif valas untuk sementara waktu.

Sementara, dolar Taiwan berada pada level tertinggi lebih dari 23 tahun terhadap dolar. Kenaikan itu disebabkan oleh perdagangan Taiwan yang berkembang pesat karena permintaan global untuk produk-produk teknologinya.

Atas dugaan kasus itu, bank sentral khawatir empat bank asing itu membantu beberapa perusahaan agribisnis lewat skema delivery forward, sehingga mempengaruhi stabilitas pasar valas Taiwan.

Sumber mengatakan bank sentral telah mengirim surat hukuman kepada empat bank besar itu atas keterlibatan mereka. Untuk Deutsche Bank dilarang melakukan transaksi penukaran mata uang Taiwan selama dua tahun ke depan

Dalam surat pernyataannya juga dituliskan, ING dan kantor ANZ Taipei tidak akan diizinkan untuk memperdagangkan dolar Taiwan selama sembilan bulan.

Kantor Citi di Taipei akan ditangguhkan dari perdagangan pengiriman dolar Taiwan selama dua bulan. Saat dimintai konfirmasi Citi menolak berkomentar. Perwakilan dari tiga bank lainnya juga tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Hukuman akan mulai berlaku pada hari ini. Bank sentral mengumumkan penyelidikannya atas kasus tersebut bulan lalu, yang juga melibatkan perusahaan agribisnis.

Saksikan video 'Partainya Tersandung Skandal Korupsi, PM Estonia Mundur':

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)