Diplomasi Lukisan Ala Jack Ma-Son yang Bikin Bisnis Makin Mesra

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 09 Feb 2021 09:32 WIB
Jack Ma dan Pertarungan Politik China
Foto: detik
Jakarta -

Dua nama terbesar di Asia pada bidang teknologi, Masayoshi Son dan Jack Ma diketahui memiliki hubungan baik. Tak hanya soal bisnis, baru-baru ini dikabarkan mereka saling bertukar gambar.

Dikutip dari CNN, Selasa (9/2/2021) CEO SoftBank, Son mengungkap baru-baru ini dia dan Ma tetap berhubungan baik meski salah satu pendiri Alibaba itu dikabarkan menghilang dari publik untuk beberapa bulan.

Son bercerita bahwa dia dan Ma tidak selalu berbicara soal bisnis. Dia mengungkap, Jack Ma suka melukis dan telah banyak mengirimnya gambar buatannya. Son mengungkap bahwa dia merespons kiriman Ma dengan lukisan kreasinya sendiri.

"Tapi kami tidak selalu berbicara tentang bisnis. Ma suka menggambar, dan telah mengirimi saya banyak gambar. Tiga puluh menit atau lebih, sebelum saya pergi tidur, saya menggambar beberapa gambar dan menunjukkan padanya," jelasnya.

Alibaba telah lama menjadi permata mahkota bagi portofolio investasi SoftBank. Son dan Jack Ma juga telah lama terkenal dekat. Masayoshi Son diketahui telah menginvestasikan US$ 20 juta di Alibaba lebih dari 20 tahun yang lalu, mengubah taruhan itu menjadi bernilai US$ 60 miliar ketika Alibaba go public pada tahun 2014.

Son menyebut Ma sebagai teman dan kawan seumur hidup. Sebelum pandemi COVID-19 melanda, mereka sering kali bertemu makan malam setiap bulan, biasanya untuk berbicara soal bisnis dan kehidupan. Keduanya pun berada di dewan direksi perusahaan satu sama lain hingga tahun lalu.

"SoftBank terus menjadi pemegang saham terbesar Alibaba dan Alibaba tetap menjadi aset investasi terpenting kami," ujar Son.

Namun, Alibaba kini mengalami krisis kepercayaan dalam beberapa bulan terakhir karena menghadapi pengawasan dari regulator China. Saham pun turun 25% akhir tahun lalu, meskipun pulih pada awal 2021.

Kisah ini dimulai ketika Ant Group sedang mempersiapkan IPO yang diprediksi akan menjadi terbesar di dunia. Kemudian Jack Ma menuduh pihak berwenang menahan inovasi dan mengecam bank-bank China karena memiliki mentalitas pegadaian.

Dalam beberapa hari, regulator memanggil eksekutif Ma dan Ant ke pertemuan dan kemudian membatalkan IPO Ant Group.

Sejak itu, situasi memburuk untuk Alibaba dan perusahaan teknologi China lainnya. Ma tetap diam dan menghilang dari publik, sebelum akhirnya muncul kembali sebentar bulan lalu dalam video online di acara yayasannya bersama guru-guru di China.

Lihat juga "Jack Ma yang Kalem di Kemunculan Perdananya Usai Menghilang":

[Gambas:Video 20detik]



(eds/eds)