PNS Bakal Ketiban Untung dari Skema Pensiun Fully Funded

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 09 Feb 2021 15:08 WIB
Perjalanan kenaikan gaji PNS
Ilustrasi/Foto: Zaki Alfarabi
Jakarta -

Pemerintah berencana mengubah skema pembayaran pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjadi fully funded. Selama ini pensiun PNS dibuat dengan skema pay as you go.

Perubahan skema pensiun PNS ini sudah dikemukakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo saat rapat kerja dengan Komisi II DPR RI pada 18 Januari 2021.

Menurutnya skema pensiun PNS fully funded akan menguntungkan PNS, sekaligus dirancang buat pegawai PPPK. Dimungkinkan nanti PPPK bisa menerima uang pensiun setara PNS setelah reformasi tersebut rampung dirumuskan.

"Pemerintah akan melakukan reformasi sistem pensiun berdasarkan iuran pasti (fully funded)," ujar Tjahjo.

Skema pay as you go yang digunakan saat ini perhitungannya berasal dari hasil iuran PNS sebesar 4,75% dari gaji dan ditambah dengan dana dari APBN.

Setelah direformasi nanti akan berubah jadi skema fully funded atau sistem pembayaran pensiun penuh yang berasal dari iuran antara pemerintah dengan pegawai itu sendiri. Besarannya bisa ditentukan dan disesuaikan berdasarkan jumlah take home pay PNS (bukan gaji) setiap bulannya.

Take home pay (THP) tentu berbeda dari gaji. THP merupakan gabungan antara gaji pokok, tunjangan dan insentif lainnya. Dengan begitu, iuran yang dibayar PNS nantinya akan lebih besar dari saat ini dan pensiun yang diterima juga akan lebih besar dari yang diterima saat ini.

Saksikan juga 'Genjot UMKM, Ridwan Kamil Dorong PNS Belanja':

[Gambas:Video 20detik]