Rencana Biden soal Tes Corona Jadi Syarat Terbang Dikecam Delta Air

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 10 Feb 2021 09:48 WIB
Delta air lines
Foto: AFP/DANIEL SLIM
Jakarta -

Delta Air Lines mengecam rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden soal hasil tes Corona yang menjadi syarat penerbangan domestik. Menurut CEO Delta Air Lines, Ed Bastian tingkat penularan di pesawat sangat minim.

"Proposal untuk meminta penumpang maskapai penerbangan domestik membuktikan bahwa mereka telah dites negatif untuk COVID-19 adalah ide yang mengerikan," kata Bastian, dikutip dari CNN,Rabu (10/2/2021).

Bastian mengatakan kebijakan itu akan membutuhkan sumber daya atau petugas tes Corona lebih banyak. Menurutnya lebih baik kebijakan itu untuk penerbangan internasional demi menekan penularan virus dari luar AS.

Selain itu, Bastian menegaskan bahwa keadaan udara di pesawat pun aman. Dia mengatakan pesawat memiliki filter udara berkualitas rumah sakit dan menukar udara segar ke dalam kabin setiap beberapa menit, yang mengurangi kemungkinan penularan.

"Faktanya sangat, sangat sedikit kasus yang terdokumentasi secara global, tidak hanya di dalam negeri," kata Bastian

Bastian mengatakan persyaratan itu akan menjadi pukulan telak bagi industri penerbangan dan perhotelan yang sudah kesulitan.

"Itu akan membuat kami mundur satu tahun lagi dalam pemulihan," katanya.

Sekretaris Transportasi AS Pete Buttigieg mengatakan kebijakan itu belum diresmikan, tetapi itu adalah salah satu opsi yang juga sedang dipertimbangkan oleh Centers for Disease Control.

Delta mengumumkan akan terus membatasi kapasitas penumpang hingga April 2021. Hal itu dilakukan untuk menekan pengeluaran perusahaan. Pemasukan pembelian tiket pesawat turun 3% dari periode pra-pandemi setahun sebelumnya.

Hasil itu jauh lebih baik daripada tiga maskapai besar AS lainnya termasuk American (AAL), United (UAL), dan Southwest (LUV) yang mengalami penurunan dari 15-19%.

Delta pun mulai menawarkan vaksin COVID-19 kepada karyawannya di Bandara Hartsfield Atlanta minggu ini, dengan memprioritaskan karyawan yang berusia 65 tahun atau lebih. Perusahaan juga menawarkan vaksin kepada karyawan maskapai lain.

Lihat juga Video: Delta Air Lines AS Blokir Deretan Bangku Tengah hingga 2021

[Gambas:Video 20detik]



(ara/ara)