Awas! Ada Pembobolan Rekening Berkedok Investasi Saham

Vadhia Lidyana - detikFinance
Minggu, 14 Feb 2021 06:44 WIB
Kasus-kasus Pembobolan Rekening Bank di RI
Ilustrasi Pembobolan Rekening Bank di RI (Mindra Purnomo/tim infografis detikcom)
Jakarta -

Penipuan berkedok ajakan investasi saham muncul di tengah tren masyarakat menanamkan uang pada instrumen di pasar modal. Salah satunya modus penipuan berkedok ajakan investasi yang berujung pembobolan rekening tabungan.

Adinda (bukan nama asli), adalah salah satu korban dari penipuan tersebut. Ia bergabung dengan sebuah grup percakapan di aplikasi Telegram yang menawarkan investasi saham.

"Jadi awalnya saya mau belajar saham. Saya cari-cari tahu dari akun-akun Instagram pemain saham. Saya juga main TikTok. Nah dari situ saya dapat informasi sebuah grup yang menawarkan belajar investasi saham, jadi ada kelasnya gitu," kata Adinda ketika dihubungi detikcom, Sabtu (13/2/2021).

Grup itu bernama Ternak Uang Official yang merupakan tiruan dari kelas investasi saham milik seorang influencer yang terkenal dengan edukasi saham di media sosial. Pelaku juga membuat akun palsu dari influencer tersebut, dengan meniru username dan foto profilnya.

"Saya lihat ada influencer, Timothy Ronald yang buka kelas belajar saham. Saya tertarik untuk ikut kelasnya, ada kelas 1-2 hari untuk pemula. Saya klik link-nya itu masuk ke Telegram saya. Setahu saya, Timothy Ronald ini punya Telegram. Tapi ada akun lain yang juga pakai nama dan foto Timothy. Nah saya salah klik link, jadi saya masuknya ke grup Telegram dari penipu itu," kata Adinda.

Setelah beberapa lama bergabung dengan grup itu, Adinda pun tertarik berinvestasi. Sampai saat itu pula, dirinya masih belum menyadari bahwa grup tersebut adalah grup yang dibuat seorang penipu yang mencatut identitas orang lain.

"Nah itu saya mengisi formulir data diri. Saya nggak tahu kenapa saya kasih semua nama, alamat, email, dan nomor ponsel saya. Saya pertama ikut investasi itu Rp 5 juta, itu saya transfer," jelas Adinda.

lanjut ke halaman berikutnya

Saksikan juga 'Saran Perencana Keuangan Aidil Akbar Jika Rugi Investasi Saham':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2