Ah Mantab! Dana Pemulihan Ekonomi Nambah Jadi Rp 688 T di 2021

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 15 Feb 2021 17:12 WIB
Pengembalian Uang Korupsi Samadikun

Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Toni Spontana (tengah) menyerahkan secara simbolis kepada Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman A. Arianto (ketiga kanan) uang ganti rugi korupsi Bantuan Likuidasi Bank Indonesia (BLBI) dengan terpidana Samadikun Hartono di Gedung Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (17/5/2018). Mantan Komisaris Utama PT Bank Modern Samadikun Hartono terbukti korupsi dana talangan BLBI dan dihukum 4 tahun penjara serta diwajibkan mengembalikan uang yang dikorupsinya sebesar Rp 169 miliar secara dicicil. Grandyos Zafna/detikcom

-. Petugas merapihkan tumpukan uang milik terpidana kasus korupsi BLBI Samadikun di Plaza Bank Mandiri.
Foto: grandyos zafna
Jakarta -

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memaparkan anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) mencapai Rp 688,33 triliun di 2021. Angka tersebut berbeda dari yang direncanakan di awal.

"Program PEN tahun 2021 mencapai Rp 688,3 triliun," kata dia dalam Rapim TNI-Polri yang disiarkan di YouTube, Senin (12/2/2021).

Pemerintah awalnya merencanakan anggaran sebesar Rp 533,1 triliun. Lalu pada awal Februari, Sri Mulyani mengungkapkan jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi Rp 619 triliun.

"Jika kita lihat paket pemulihan ekonomi saat ini mencapai jumlah 533 triliun, angka ini masih sangat awal. Nyatanya tadi malam kami baru saja berdiskusi dengan Menko dan menteri lain bahwa angka ini akan naik menjadi Rp 619 triliun," ucapnya dalam acara Mandiri Investment Forum 3 Februari 2021.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu pun memaparkan rincian anggaran PEN Rp 688,33 triliun tersebut, yaitu sektor kesehatan Rp 173,3 triliun, perlindungan sosial Rp 150,21 triliun, program prioritas Rp 123,8 triliun.

Selanjutnya ada program dukungan UMKM dan pembiayaan korporasi Rp 187,17 triliun, dan terakhir insentif usaha Rp 53,86 triliun.

Dibandingkan tahun lalu yang realisasinya Rp 579,78 triliun, anggaran PEN 2021 dijelaskan Sri Mulyani juga lebih besar.

"Menunjukkan adanya kenaikan yang cukup signifikan terutama terlihat di sektor kesehatan, yang tadinya tahun lalu kita menghabiskan Rp 63,5 triliun untuk bidang kesehatan, penanganan COVID maka tahun ini angkanya akan mencapai Rp 173 triliun, ini termasuk untuk vaksinasi," tambahnya.



Simak Video "Corona Melonjak, Dana PEN-Penanganan Corona Naik Jadi Rp 744,75 T"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/dna)