Ini Bisnis Sukanto Tanoto, Taipan yang Beli Eks Istana di Jerman

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 16 Feb 2021 08:00 WIB
Sukanto Tanoto
Sukanto Tanoto/Foto: Dok. Forbes
Jakarta -

Sukanto Tanoto, salah satu orang terkaya di Indonesia sedang menjadi sorotan. Sukanto dilaporkan membeli aset properti bekas istana Raja Ludwig di Munchen, Jerman.

Dari catatan detikcom, laporan OpenLux menyatakan gedung yang dibeli Sukanto harganya mencapai 350 juta euro atau setara Rp 6 triliun.

Mengutip Forbes, pada Sabtu (13/2/2021), kekayaan Sukanto tercatat mencapai US$ 1,4 miliar atau setara Rp 19,6 triliun (kurs Rp 14.000) per 12 Februari 2021. Tahun lalu, kekayaan Sukanto sempat mencapai US$ 1,6 miliar.

Jumlah itu membuat Sukanto menempati urutan ke-22 sebagai orang terkaya di Indonesia pada 2019-2020 dan berada di urutan ke-1.730 di daftar miliarder dunia.

Kekayaannya itu berasal dari berbagai bisnis yang ia miliki. Ia memulai bisnisnya pada tahun 1967 di bidang pemasok suku cadang dan pengusaha di bidang jasa konstruksi untuk industri minyak.

Pada tahun 1973, Sukanto Tanoto mulai mendirikan Royal Golden Eagle (RGE) yang bergerak di bidang kayu lapis, pulp dan kertas, minyak kelapa sawit, hingga pengembangan sumber daya energi.

RGE kemudian berkembang dari pemain lokal hingga menjadi pemain global. Saat ini, kelompok usahanya telah menjadi bisnis terkemuka di bidang industri pulp dan kertas (APRIL dan Asia Symbol), minyak kelapa sawit (Asian Agri dan Apical), serat viscose (Sateri dan Asia Pacific Rayon), selulosa khusus (Bracell), serta pengembangan sumber daya energi (Pacific Oil & Gas),dengan wilayah operasi di Indonesia, Tiongkok, Brasil, Spanyol, dan kantor-kantor pemasaran di banyak negara di seluruh dunia.

Kelompok usahanya yakni Bracell menjadi salah satu produsen selulosa khusus terbesar di dunia. Selulosa khusus ini digunakan dalam segala hal mulai dari tisu bayi hingga es krim.

Meski begitu, pembelian istana di Munchen ini dipastikan tidak berkaitan dengan kelompok usaha yang dikelola oleh Royal Golden Eagle (RGE) Indonesia milik Sukanto.

"Terkait pemberitaan di sejumlah media tentang Pembelian Gedung Ludwigstrasse 21 di Muenchen, Jerman, kami dapat sampaikan bahwa kelompok usaha yang dikelola Royal Golden Eagle (RGE) Indonesia tidak ada kaitannya dengan pembelian gedung tersebut," kata Head Corporate Communications RGE Indonesia, Ignatius Purnomo, dalam keterangan tertulis, Kamis (11/2/2021).

Ignatius menjelaskan pembelian gedung tersebut merupakan kegiatan investasi keluarga Sukanto Tanoto sendiri, bukan milik perusahaan.

Kegiatan itu disebutnya telah dilakukan secara profesional dan telah memenuhi persyaratan serta prosedur yang berlaku di negara tersebut, serta sesuai dengan best practices internasional.

Saksikan juga 'Forbes Masih Ogah Sebut Elon Musk Orang Terkaya di Dunia':

[Gambas:Video 20detik]



(hal/ara)