Bulan Depan Ada Diskon PPnBM Mobil Baru, Leasing Bilang Begini

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 17 Feb 2021 15:32 WIB
Mobil Pajak 0%
Foto: Luthfi Syahban/detikcom
Jakarta -

Untuk merangsang penjualan kendaraan, pemerintah akan menerapkan diskon Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) hingga 100%. Diskon itu berlaku untuk pembelian mobil baru.

Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno menyambut baik relaksasi yang diberikan pemerintah itu. Namun dia tak bisa memprediksi bakal seberapa besar dampaknya bagi industri.

"Setiap keringanan, apa yang baik ya tentu punya efek positif, pastinya. Tapi kalau ditanya positifnya seberapa besar, naiknya bisa berapa persen, ya kita nggak tahu," ucapnya kepada detikcom, Rabu (17/2/2021).

Namun Suwandi menyinggung syarat-syarat dari pemberlakuan relaksasi PPnBM itu. Misalnya hanya berlaku untuk kendaraan di bawah 1.500 cc kategori sedan dan 4x2.

Menurut data yang dia miliki, mobil kategori itu penjualannya sekitar 24% dari total penjualan mobil nasional.

"Lalu yang hanya dapat keringanan PPnBM ini yang hanya memiliki local content 70%. Jadi kalau di bawah 1500 cc tapi tidak local content 70% tidak akan mendapatkan keringanan," tuturnya.

Tidak hanya itu, dia juga menyinggung kondisi perekonomian saat ini. Pandemi COVID-19 masih menghantui Indonesia. Jumlah kasus baru juga masih terus bertambah tinggi. pemerintah pun masih menerapkan kebijakan pembatasan sosial seperti PPKM.

Dengan permasalahan utama yang masih belum selesai, menurut Suwandi daya beli masyarakat juga masih sangat lemah.

"Kita memahami situasi hari ini yang pasti masih PPKM, Dengan pembatasan seperti ini daya beli masih belum balik. Banyak perusahaan juga kencangkan ikat pinggang, mungkin gaji nggak dinaikkin, bahkan ada yang dipotong," tambahnya.

Dengan daya beli yang masih lemah, perusahaan pembiayaan hanya berharap penjualan mobil dari masyarakat yang memiliki mobil yang sudah tua. Itupun masih belum tentu mereka ingin ganti mobil.

Di sisi lain pemerintah tengah mempertimbangkan untuk memperluas relaksasi PPnBM untuk mobil baru itu. Rencananya relaksasi itu juga akan diberlakukan untuk mobil di atas 1.500 cc.

(das/hns)