GeNose Bakal Hadir di 44 Stasiun, Selanjutnya Masuk Perkantoran

Wisma Putra - detikFinance
Jumat, 19 Feb 2021 14:17 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi mendatangi JICT, Jakarta. Kedatangannya untuk meninjau perkembangan pencarian-evakuasi korban dan material pesawat Sriwijaya Air SJ182.
Foto: Rengga Sancaya: Menhub Budi Karya Sumadi
Bandung -

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau pelaksanaan GeNose C-19 di Stasiun Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (19/2/2021).

Pantauan detikFinance, didampingi jajarannya, Budi melihat langsung pelaksanaan protokol kesehatan dan GeNose C-19, dari mulai penumpang membawa nomor antrean, hingga dilakukan GeNose C-19.

Budi juga meninjau sejumlah bilik GeNose C-19 yang ada di stasiun ini. Selain itu, Budi juga kerap berbincang dengan para penumpang yang hendak melakukan GeNose C-19.

"Saya gembira bahwa PT Kereta Api melakukan satu upaya penanganan pencegahan COVID-19 secara baik. Itu ditandai dengan melakukan pemberian syarat bagi mereka yang menggunakan kereta api wajib dilakukan antigen PCR atau GeNose," kata Budi usai peninjauan.

Pelaksanaan GeNose di Stasiun Bandung kedua setelah Stasiun Yogyakarta dan Jakarta.

"Ini adalah tahap kedua GeNose kita lakukan, kalau pertama kali kita melakukan di Jogja dan Jakarta, Sekarang kita di lima kota di Bandung, di Cirebon, di Semarang, di Surabaya dan Solo ya, ini berlaku," ungkapnya.

Ia berharap, semoga pelaksanaan GeNose ini bisa dilakukan di stasiun lainnya. Hal itu dilakukan, dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19.

"Saya harapkan ini berlangsung tidak sampai seminggu, setelah itu saya harapkan dari tujuh kota menjadi 20 kota. Setelah itu kota-kota kecil, di 44 kota. Kita memang inginkan 44 stasiun ini bisa dilengkapi penggunaan GeNose itu kurang dari satu bulan," harapnya.

Menurutnya, pelaksanaan GeNose C-19 di Stasiun Bandung para penumpang dibatasi dengan bilik dan tetap menjaga jarak.

"Yang saya lihat ada improvement dari apa yang dilakukan di Jakarta dan di Jogja, di sini tadi sudah menggunakan ruang bilik. Jadi mereka meniup tidak berdekatan dengan yang lain," ujarnya.

Budi juga mengatakan, tak hanya di stasiun, GeNose C-19 juga bisa dilakukan di perkantoran. Pihaknya juga sudah menerapkan itu di kantor Kementerian Perhubungan.

"Saya sampaikan bahwa kira-kira tiga hari lalu, saya juga berlakukan GeNose di perkantoran, di kantor saya sendiri," terangnya.

"Kami syaratkan bahwa di kantor itu paling lambat dua minggu sekali orang itu berulang dilakukan GeNose lagi. Jadi kalau satu orang itu dua kali sebulan itu cuman Rp 40 ribu. Jadi kalau 1.000 orang, enggak terlalu mahal untuk dikelola," tambahnya.

Budi juga mengatakan, hal ini harus segera dipikirkan oleh instansi lain baik swasta maupun pemerintah.

"Oleh karenanya dalam kesempatan ini juga saya mengimbau bahwa perkantoran sudah mulai memikirkan bahwa proses tracing itu dilakukan dengan baik," pungkasnya.

Simak Video: GeNose Mulai Menyebar di 6 Stasiun di Solo

[Gambas:Video 20detik]



(wip/hns)