Harga Tawar Tender Gula Tinggi, Bulog Bingung

Harga Tawar Tender Gula Tinggi, Bulog Bingung

- detikFinance
Rabu, 15 Feb 2006 23:27 WIB
Jakarta - Tender impor gula untuk memenuhi ijin impor 55 ribu ton gula untuk Bulog dihadiri 10 trader. Omega Trading berhasil menawar terendah dengan US$ 415 per ton, tapi tidak lantas jadi pemenang. Bulog merasa tawaran Omega diatas ideal price. "Hari ini kita belum bisa putuskan. Besok akan kami umumkan pukul 15.00 WIB. Omega masih subject to change. Dia belum melengkapi performance bond," kata Ketua Panitia Tender sekaligus Kadiv Perdagangan Bulog Hari Syahdan, usai tender di Gedung Bulog, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (15/2/2006).Menurutnya harga gula internasional telah mencapai US$ 500 per ton, hingga akan lebih baik membeli gula dari dalam negeri. Omega diberi waktu melengkapi sampai pukul 15.00 WIB besok. Kalau tidak bisa, akan dilakukan penunjukan langsung dan tidak ada tender ulang.Hari menambahkan, dengan harga US$ 415 per ton, harga pokok Bulog jatuhnya Rp 5400 per kg. Harga ini lebih mahal Rp 200 dari harga patokan distributor satu yang ditentukan Menteri Perdagangan. "Jadi dengan harga ini kami merugi, kalau dipaksakan gula tersebut tidak bisa dijual," cetus Hari. Kerugian tambah Hari, juga bisa diderita karena tambahan biaya untuk tujuan 10 pelabuhan di luar Pulau Jawa. Pelabuhan itu adalah: Malahayati Banda Aceh 3.000 ton, Kreung Geukeuh Lhokseumawe 7.000 ton, Teluk Bayur Padang 4.000 ton, Pulau Bai Bengkulu 3.000 ton, Celukan Bawang Bali 12.000 ton, Sukarno Hatta Makassar 16.000 ton, Pantoloan Sulteng 4.000 ton, dan Bitung Sulut 6.000 ton. Totalnya ada 55.000 ton gula.Sementara itu 10 peserta tender adalah Cargill International, Noble Resources, NG Nambee Marketing, Omega Trading, Razku, Tate And Lyle, Pacific Marketing, Abadi Megatama, Kery Foodstuff, dan Argo Comp.Penawaran tertinggi diajukan Argo Comp dengan US$ 512. Penawaran terendah diajukan Omega Trading dengan US$ 415. (fay/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads