Tender Bandara Kuala Namu Digelar Dua Pekan Lagi
Jumat, 24 Feb 2006 15:50 WIB
Jakarta - PT Angkasa Pura akan segera mentenderkan pembangunan bandara Kualanamu, Sumut dalam dua pekan mendatang. Sebelumnya, Departemen Keuangan akan melakukan penilaian resiko (risk assesment) dan penentuan pola keikutsertaan swasta dalam pembangunan bandara Kualanamu."Ada risk assesment yang dilakukan Depkeu dan perlu waktu 2 minggu setelah itu selesai baru kita serahkan Angkasa Purantuk mentenderkan pada sisi privatenya," kata Menteri Perhubungan Hatta Rajasa, kepada pers setelah rakor soal infrastruktur di Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat(24/2/2006).Dijelaskan Hatta, untuk pembangunan bandara yang akan menampung sekitar 6 juta penumpang tiap harinya itu akan mendapatkan pembiayaannya dari pinjaman luar negeri dan untuk sektor komersial akan ditenderkan kepada pihak swasta.Pembangunan Bandara Kuala Namu membutuhkan dana sebesar kurang lebih US$ 450 juta atau sekitar Rp 4 triliun lebih. Sebanyak US$ 225 juta akan dibiayai oleh swasta dan sisanya akan dibiayai oleh pemerintah. Ditambahkan Hatta, dengan proses yang berjalan sesuai jadwal maka selambatnya pada tahun 2007 Bandara Kuala Namu akan segera dibangun. "Tahun ini kitra sudah akan mentenderkan dan tahun 2007 selambatnya sudah harus dibangun," jelasnya. Sementara itu, perihal mekanisme penentuan tarif, diungkapkanya bahwa akan ada 2 mekanisme pentarifan yaitu kenaikan tarif secara gradual setiap tahunnya dan penentuan tarif secara bussines to bussines (B to B)."Ada yang setiap tahun ada penyesuaian tarif 20 persen dan satu lagi pentarifan diselesaikan kepada mekanisme B to B," kata Hatta yang menegaskan pentarifan ini belum diputuskan oleh pemerintah.
(qom/)











































