Jokowi Mau Buktikan Ekonomi RI Bisa Lebih Tinggi dari Ramalan IMF cs

Hendra Kusuma - detikFinance
Kamis, 25 Feb 2021 13:32 WIB
Presiden Jokowi
Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada seluruh pejabat negara baik di pusat maupun daerah untuk sama-sama membuktikan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa lebih tinggi di 2021. Lebih tinggi di sini maksudnya dari yang diproyeksikan para lembaga internasional seperti IMF, Bank Dunia, hingga OECD.

Menurut Jokowi, tren pemulihan ekonomi nasional sudah terjadi dan terlihat dari data-data seperti neraca perdagangan yang surplus US$ 21,74 miliar di 2020.

"Padahal tahun 2019 defisit kita US$ 3,59 miliar," kata Jokowi dalam acara Economic Outlook 2021 CNBC Indonesia TV, Kamis (25/2/2021).

Pemulihan ekonomi nasional juga terlihat dari realisasi penanaman modal asing (PMA), dan penanaman modal dalam negeri (PMD) mencapai 101,1% atau setara Rp 826,3 triliun. Di mana rinciannya sekitar 50,1% PMD dan 49,9% merupakan PMA.

"Investasi sudah sedikit bergeser ke luar jawa, artinya kita mempunyai modalitas yang kuat untuk bangkit dan untuk tumbuh," kata Jokowi.

Tidak hanya itu, pemulihan ekonomi yang dijadikan momentum sebagai reformasi struktural juga akan terus dilakukan pemerintah. Mantan Wali Kota DKI Jakarta ini menyebut pemerintah sudah menyiapkan UU Cipta Kerja dan seluruh beleid pelaksanaannya yang akan memberikan kemudahan berinvestasi dan menciptakan lapangan kerja.

Lalu, pemerintah juga memiliki Lembaga Pengelola Investasi (LPI) yang nanti tugasnya menarik investor untuk menanamkan dananya di tanah air. Oleh karena itu, dengan modal seperti itu maka Jokowi meminta kepada seluruh pejabat negara baik pusat maupun daerah untuk membuktikan bahwa ekonomi nasional bisa lebih tinggi dari yang diproyeksikan lembaga internasional pada tahun 2021.

"Modalitas kita yang kuat ini akan semakin efektif bergerak atas dukungan bapak-ibu, sumbangsih dari para ekonom, pelaku usaha dan investor dalam formulasikan kebijakan ekonomi yang paling sesuai dengan kondisi Indonesia akan sangat berarti, sehingga begitu pandemi selesai kita bisa tumbuh dengan baik. Mari kita buktikan bahwa pertumbuhan ekonomi kita di 2021 lebih tinggi dari yang diperkirakan serta lapangan kerja terbuka dan kesejahteraan meningkat," ungkap Jokowi.

Saksikan juga 'Sri Mulyani Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 2021 Sekitar 5%':

[Gambas:Video 20detik]



(hek/fdl)