Dikecam Buruh, Ini Bedanya Kontrak PKWT di Aturan Baru dan Lama

Trio Hamdani - detikFinance
Minggu, 28 Feb 2021 15:54 WIB
Sejumlah massa buruh dari Serikat Buruh Nasional menggelar aksi di Patung Kuda, Jakarta, Selasa (17/11/2020). Mereka membentuk barikade sambil membawa atribut.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja.

Pasal 4 dijelaskan bahwa Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) didasarkan atas:
a. jangka waktu, b. selesainya suatu pekerjaan tertentu

"PKWT tidak dapat diadakan untuk pekerjaan yang bersifat tetap," demikian dijelaskan dalam pasal 4 butir 2 dikutip detikcom, Minggu (28/2/2021).

Pasal 5 menerangkan PKWT berdasarkan jangka waktu dibuat untuk pekerjaan tertentu yaitu:
a. pekerjaan yang diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu yang tidak terlalu lama;
b. pekerjaan yang bersifat musiman; atau
c. pekerjaan yang berhubungan dengan produk baru, kegiatan baru, atau produk tambahan yang masih dalam percobaan atau penjajakan.

PKWT dalam aturan baru, pekerjaan yang diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu
yang tidak terlalu lama dilaksanakan paling lama 5 tahun. Itu diatur dalam pasal 6.

Pasal 8 menjelaskan PKWT berdasarkan jangka waktu dapat dibuat untuk paling lama 5 tahun.

Dalam hal jangka waktu PKWT akan berakhir dan pekerjaan yang dilaksanakan belum selesai maka dapat dilakukan perpanjangan PKWT dengan jangka waktu sesuai kesepakatan antara pengusaha dengan
pekerja/buruh, dengan ketentuan jangka waktu keseluruhan PKWT beserta perpanjangannya tidak lebih dari 5 tahun.

Bagaimana dengan aturan terdahulu? Buka halaman selajutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Mahfud Md Bicara Soal Kemungkinan Legislative Review UU Ciptaker"
[Gambas:Video 20detik]