Pulihkan Ekonomi, Kemnaker Jajaki Kerja Sama Wirausaha dengan PNM

Jihaan Khoirunnisaa - detikFinance
Senin, 01 Mar 2021 19:18 WIB
Kemnaker menggandeng PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM) sebagai mitra program wirausaha dalam rangka menggerakkan perekonomian rakyat.
Foto: Dok. Kemnaker
Jakarta -

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) turut berupaya mendorong program pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi COVID-19. Salah satunya dengan menggandeng PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM) sebagai mitra program wirausaha dalam rangka menggerakkan perekonomian rakyat.

"Kami menyambut positif tawaran kerja sama dengan PNM dan kami sudah minta Dirjen Binapenta dan Binalattas untuk mencari hal-hal yang bisa dikerjasamakan secara konkret," ujar Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam keterangan tertulis, Senin (1/3/2021).

Saat menerima kunjungan Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi, di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Ida menilai sebagai mitra, PNM mampu berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi pendampingan dan juga program-program kewirausahaan yang dilakukan oleh Kemnaker, sehingga bisa meningkatkan modal dari PNM.

"Untuk kerja sama kewirausahaan itu, setiap peserta yang lulus pelatihan tersebut mendapatkan modal dari PNM atau yang kita latih bisa menjadi pendampingnya," jelasnya.

Di sisi lain, Dirjen Binalattas Kemnaker, Budi Hartawan menambahkan, pihaknya juga akan melihat berbagai peluang jalinan kerja sama. Misalnya dari sisi pelatihan, Kemnaker akan meminta persyaratan kerja dari PNM sebagai account officer, untuk kemudian dilatih oleh Kemnaker. Adapun untuk pendampingan dari PNM sudah direkrut sekitar 48 ribu orang.

"Nantinya PNM akan menerima hasil dari pelatihan itu. Kita juga akan melihat standar kompetensinya karena kita akan susun kurikulum pelatihannya di setiap BLK-BLK, termasuk 2.127 BLK Komunitas di seluruh Indonesia," papar Budi.

Hal senada disampaikan Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi. Pihaknya menyambut baik tawaran kerja sama dari Kemnaker untuk memberdayakan ekonomi masyarakat.

"Kami sangat terima kasih dan ini akan menjadi tambahan amunisi nilai tambah kepada masyarakat. Kerja sama ini nantinya masyarakat tidak hanya terbina secara ekonominya, tapi lebih integratif dengan kegiatan-kegiatan lainnya," kata Arief.

"Kita bisa kerja sama karena di BLK-BLK Komunitas Kementerian Ketenagakerjaan itu sangat beririsan dengan wilayah layanan nasabah kami yang saat ini sudah 4.620 kecamatan," pungkasnya.

Dijelaskannya, ke depan pemberdayaan ekonomi akan diberikan kepada masyarakat baik di pedesaan maupun perkotaan. Harapannya masyarakat bisa semakin produktif.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Dirjen Binapenta & PKK), Suhartono, Plt. Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (Dirjen PHI & Jamsos), Tri Retno Isnaningsih, dan staf khusus, Dita Indah Sari.

(akn/hns)