Tagihan Fantastis Jeff Bezos yang Bakal Kena Pajak Orang Super Kaya

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 03 Mar 2021 11:54 WIB
Pendiri Amazon Jeff Bezos Sumbang US$ 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Foto: DW (News)
Jakarta -

Jeff Bezos berpotensi mendapatkan tagihan pajak dengan nilai fantastis sehubungan dengan wacana penerapan Ultra-Millionaire Tax Act di Amerika Serikat (AS). Pemerintah AS diketahui berencana menerapkan Ultra-Millionaire Tax Act atau pajak untuk orang-orang super kaya. Rencana tersebut sudah digulirkan terutama oleh kubu Partai Demokrat.

Undang-Undang Ultra-Millionaire Tax Act itu akan memungut pajak tahunan 2% atas kekayaan bersih rumah tangga dan perwalian antara US$ 50 juta dan US$ 1 miliar serta pajak tambahan tahunan 1% atas aset di atas US$ 1 miliar, untuk pajak keseluruhan 3% atas miliarder.

Melansir CNBC, Rabu (3/3/2021), orang-orang paling tajir sedunia seperti Jeff Bezos menjadi target dari UU tersebut. Jeff Bezos sendiri akan dikenakan pajak sebesar US$ 5,7 miliar atau Rp 81,5 triliun jika dikalikan kurs hari ini Rp 14.300 jika dihitung dari penghasilannya.

Para senator Demokrat yang mengusulkan UU tersebut yakin kebijakan itu akan meningkatkan triliunan pendapatan yang sangat dibutuhkan negaranya saat ini. Selain itu menurut mereka juga akan membantu mengurangi jurang si kaya dan si miskin yang semakin lebar selama pandemi.

Senator Elizabeth Warren mengatakan kebijakan pajak baru tersebut hanya akan mempengaruhi 100.000 keluarga Amerika terkaya atau 0,05% dari masyarakat AS. Aturan itu juga menurutnya akan mengumpulkan pemasukan negara sekitar US$ 3 triliun selama 10 tahun.

Dia mengatakan pendapatan tambahan akan digunakan untuk membantu membayar perawatan anak, infrastruktur pendidikan, dan energi bersih. Ini pada dasarnya adalah pajak yang sama yang diperjuangkan Warren selama kampanye kepresidenannya.

Menurut Warren pajak menjadi lebih mendesak selama krisis COVID-19, karena pandemi telah mempercepat kesenjangan kekayaan di AS.

"Kami benar-benar memahami arah yang telah kami tuju. Pandemi ini telah menciptakan lebih banyak miliarder," tuturnya.

Lihat juga Video: Mundur dari CEO Amazon, Jeff Bezos Masih Tetap Berpengaruh

[Gambas:Video 20detik]



(das/eds)