Modal Jadi Tantangan UMKM 'Sembuh' dari Pandemi, Begini Solusinya

Soraya Novika - detikFinance
Rabu, 03 Mar 2021 13:43 WIB
Pengembalian Uang Korupsi Samadikun

Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Toni Spontana (tengah) menyerahkan secara simbolis kepada Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman A. Arianto (ketiga kanan) uang ganti rugi korupsi Bantuan Likuidasi Bank Indonesia (BLBI) dengan terpidana Samadikun Hartono di Gedung Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (17/5/2018). Mantan Komisaris Utama PT Bank Modern Samadikun Hartono terbukti korupsi dana talangan BLBI dan dihukum 4 tahun penjara serta diwajibkan mengembalikan uang yang dikorupsinya sebesar Rp 169 miliar secara dicicil. Grandyos Zafna/detikcom

-. Petugas merapihkan tumpukan uang milik terpidana kasus korupsi BLBI Samadikun di Plaza Bank Mandiri.
Foto: grandyos zafna
Jakarta -

Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) akan menjalin kesepakatan kerja sama kredit dengan bank bjb yang akan diresmikan secara formal melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua belah pihak dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) HIPMI yang akan dilakukan di Jakarta. Hal tersebut diinformasikan pada saat adanya Rapat Koordinasi (Rakor) Kebendaharaan Diperluas se- Indonesia.

Dalam program HIPMI UMKM Fest 2021, Bendahara Umum BPP HIPMI Hilda Kusumadewi mengatakan, kesepakatan kerja sama kredit pembiayaan tersebut guna mendorong kolaborasi dan memperkuat langkah ekspansi pengembangan usaha para pengusaha untuk kemajuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kerja sama dengan bank bjb ini ditempuh dalam rangka mendukung kiprah eksponen HIPMI dalam upaya mengintensifikasi potensi perekonomian daerah.

"Bank bjb akan memberikan dukungan pembiayaan sesuai kesepakatan khususnya guna mendorong sektor ekonomi produktif. Kami mendorong penuh langkah para pengusaha untuk terus berekspansi dengan prinsip kemitraan yang berorientasi pada perkembangan dan pertumbuhan bersama," ujar Hilda, di Menteng, Jakarta (28/2/2021).

Hilda mengatakan, dukungan pembiayaan yang disalurkan oleh bank bjb akan memperkuat daya ekspansi pengembangan usaha yang pada gilirannya juga akan memberikan manfaat ekonomi dalam skala lebih luas. Kerja sama yang disepakati melingkupi pemberian fasilitas kredit produktif kepada anggota atau mitra binaan HIPMI.

"Dengan kesepakatan ini, bank bjb juga terus memperlihatkan performa positif dan konsistensinya dalam menggenjot laju ekspansi kredit perusahaan. Hingga Kuartal III 2020 lalu, bank bjb mencatatkan pertumbuhan positif dalam penyaluran kredit meskipun industri perbankan nasional tengah berada dalam tekanan pandemi COVID-19," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pemimpin bank bjb Kantor Cabang Khusus (KCK) Jakarta Beni Harjono menuturkan, langkah ini juga merupakan bagian dari implementasi program bjb PENTAS (Penguatan Ekonomi Nasional Tangguh dan Sejahtera) yang didesain khusus untuk mengoptimalkan kontribusi bank bjb dalam mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Berdasarkan pipeline pembiayaan, perseroan memprioritaskan penyaluran dana kepada segmen korporasi, komersial, dan UMKM yang berorientasi pada intensifikasi nilai tambah.

"Strategi ini sebangun dengan implementasi pembiayaan dimana sebagian besar porsi pembiayaan dari dana PEN yang telah dikeluarkan bank bjb diberikan kepada sektor-sektor produktif dan padat karya. Tujuannya, agar dapat menghadirkan multiplier effect terhadap pertumbuhan perekonomian, khususnya di Jawa Barat yang menjadi salah satu indikator perekonomian nasional," ungkap Beni.

Selain itu, kata Beni, kerja sama ini dilakukan untuk mendongkrak performa bank bjb dari sisi pembiayaan kepemilikan properti nasional. Langkah ini juga diambil dalam rangka menyambut prospek geliat industri properti yang diprediksi akan bangkit setelah mendapat tantangan dari pandemi COVID-19.

"Kerja sama ini merupakan bekal yang sangat baik bagi bank bjb dan HIPMI mengawali tahun 2021 dan akan membukakan pintu optimisme dalam menjalankan usaha sepanjang tahun. Kesepakatan ini juga akan membantu pemasaran produk bjb KPR yang dirancang seramah mungkin bagi masyarakat untuk membantu mewujudkan impian akan kepemilikan hunian yang terjangkau dan berkualitas," kata Beni.

Peluang bisnis properti di saat pandemi COVID-19 terbilang relatif menjanjikan. Di saat pandemi seperti sekarang ini, permintaan properti tak pernah benar-benar surut.

"Dari segi suplai, bahkan terjadi peningkatan dimana banyak orang yang membutuhkan dana segar kemudian memilih untuk menjual aset propertinya. bank bjb melihat kondisi tersebut sebagai peluang ekspansi dengan memaksimalkan referral dari para agen properti," tuturnya.

Beni menambahkan, kerja sama ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk memiliki rumah melalui jasa agen properti serta merupakan bagian dari perwujudan kepedulian bank bjb dalam menyukseskan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

"Dimana bank bjb terus melakukan inovasi melalui fasilitas produk KPR yang semakin ramah dan aksesibel bagi masyarakat demi memberikan kemudahan dalam pemenuhan kebutuhan hunian," imbuhnya.



Simak Video "#AromaMaluku Memberikan Persembahan untuk Nusantara dan Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)