Promosi KIT Batang, Bahlil: Tanahnya Lebih Murah dari Vietnam

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 04 Mar 2021 21:00 WIB
Bahlil Lahadalia
Foto: Bahlil Lahadalia (Andhika Prasetia/detikcom).
Jakarta -

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mempromosikan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang. Menurutnya, KIT Batang adalah solusi tepat untuk menandingi Vietnam dalam menarik investasi dan relokasi pabrik.

Dia mengatakan masalah yang membuat investasi Indonesia kalah dari Vietnam adalah permasalahan harga tanah. Di Vietnam dia menilai tanah lebih murah ditawarkan ke investor dibanding Indonesia.

Namun, kini di KIT Batang investor bukan cuma akan mendapatkan tanah lebih murah dari harga yang ditawarkan Vietnam, lebih dari itu tanah ditawarkan gratis selama 5 tahun di KIT Batang.

"Sedikit jualan pak Menteri. Kenapa investasi kita kalah saing ke Vietnam? Persoalannya itu adalah tanah, di sana itu tanah jauh lebih murah. Tapi tenang kita sekarang sudah bangun Kawasan Industri Batang, kita kasih (tanah) 5 tahun gratis, tanahnya pun lebih murah dari Vietnam," papar Bahlil dalam Raker Kemendag, Kamis (4/3/2021).

Bukan cuma tanah, investor juga ditawarkan kemudahan perizinan oleh Bahlil. Dia mengatakan investor cukup membawa modal dan teknologinya ke sini saja, urusan izin BKPM yang mengurusnya.

"Nah ini konsepnya investor datang, dia bawa teknologi, bawa modal, izinnya nanti akan diurus BKPM. Kalau sudah ada produknya baru Perdagangan hitung neraca perdagangan dan ekspornya," ungkap Bahlil.

Di bulan April ini, Bahlil mengatakan akan ada pabrik kaca yang memulai pembangunan pabrik di KIT Batang. "Bulan 4 ini (April), ada pabrik kaca mulai groundbreaking," ungkapnya.

(hal/eds)