Gugatan Ditolak, Bambang Trihatmodjo Punya Utang Rp 50 M ke Negara

Soraya Novika - detikFinance
Jumat, 05 Mar 2021 15:10 WIB
Bambang Trihatmodjo Putra ketiga mantan Presiden RI HM. Soeharto dan Siti Hartinah. File/detikFoto.
Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta -

Kasus gugatan Putra Mendiang Presiden Soeharto, Bambang Trihatmodjo terhadap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali jadi sorotan. Gugatan Bambang itu resmi ditolak pengadilan.

Adapun awal mula munculnya gugatan Bambang itu tidak lain karena dirinya merasa keberatan dicekal keluar negeri oleh Sri Mulyani. Pihak Kementerian Keuangan pun menjelaskan alasan di balik pencekalan tersebut, lantaran ada utang yang belum dilunasi Bambang.

Utang yang dimaksud adalah piutang negara terkait SEA Games 1997. Berapa banyak utang Bambang sampai dicekal Kemenkeu?

Ada dua informasi yang berbeda terkait besaran utang Bambang. Di satu sisi, Sri Mulyani sendiri menyodorkan nilai utang yang harus dibayar putra ketiga Presiden Soeharto itu sebesar Rp 50 miliar.

Sedangkan, Pengacara Bambang Trihatmodjo , Prisma Wardhana Sasmita menyatakan, sebenarnya nilai utang awal yang membelit adalah Rp 35 miliar.

Menurut Prisma, kasus piutang yang membelit kliennya itu bermula saat Bambang Trihatmodjo menjadi Ketua Konsorsium Mitra Penyelenggara (KMP) Sea Games 1997. Untuk, teknis pelaksanaannya, dilakukan oleh PT Tata Insani Mukti. Ayah Bambang Trihatmodjo yang kala itu menjadi Presiden RI menggelontorkan uang Rp 35 miliar untuk konsorsium tersebut lewat jalur Bantuan Presiden (Banpres).

"Dana tersebut adalah dana Non APBN dari dana reboisasi Departemen Kehutanan yang dipakai Kemensetneg," kata dia saat dihubungi detikcom, Minggu (27/9/2020) lalu.

Bagaimana utang Bambang Trihatmodjo bisa menjadi Rp 50 miliar? klik halaman berikutnya.