Pemodal Facebook dan Spotify Suntik Startup RI Rp 904 M

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 06 Mar 2021 19:00 WIB
ilustrasi startup
Ilustrasi/Foto: Internet
Jakarta -

Startup Indonesia, Xendit berhasil mendapatkan pendanaan seri B dari firma ventura global Accel sebesar US$ 64,6 juta atau sekitar Rp 904 miliar (kurs Rp 14.000). Xendit merupakan salah satu startup Indonesia yang lulus dari inkubator YCombinator di Silicon Valley.

Accel sendiri adalah firma modal ventura global yang menjadi mitra pertama dari awal hingga semua fase pertumbuhan perusahaan swasta. Atlassian, Braintree, Cloudera, Crowdstrike, DJI, DocuSign, Dropbox, Etsy, Facebook, Flipkart, Freshworks, Jet, Pillpack, Qualtrics, Slack, Spotify, Supercell, Tenable, UiPath, dan Venmo adalah beberapa perusahaan yang didukung Accel selama ini. Perusahaan tersebut membantu wirausahawan ambisius membangun bisnis global yang ikonik.

Dengan pendanaan ini Xendit berhasil mengumpulkan total US$ 88 juta. CEO dan Co-Founder Xendit Moses Lo mengungkapkan investasi terbaru ini memungkinkan Xendit untuk dapat meningkatkan pembangunan infrastruktur pembayaran digital dalam skala besar dengan cepat dan menyediakan kesempatan kepada jutaan pelaku usaha kecil dan menengah di seluruh Asia Tenggara untuk menuju perkembangan ekonomi digital.

COO dan Co-Founder Xendit Tessa Wijaya mengungkapkan dengan lebih dari 150 juta penduduk Indonesia yang sudah beradaptasi secara digital dan kelas menengah yang berkembang pesat, ekonomi digital Indonesia akan meningkat empat kali lipat pada tahun 2025.

"Asia Tenggara membutuhkan akses ke infrastruktur pembayarannya sendiri yang dapat diandalkan. Platform Xendit akan membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi digital kawasan ini dan memastikan generasi pelaku bisnis berikutnya dapat berkembang pesat," ujar Tessa.

Accel memimpin putaran pendanaan tersebut dengan dukungan tambahan dari YCombinator. Xendit adalah perusahaan Indonesia pertama yang terpilih untuk mengikuti program akselerator YCombinator pada tahun 2015 dan dinobatkan sebagai salah satu dari 100 perusahaan teratas YCombinator pada tahun 2021.

Saat ini, Xendit hadir untuk memberi solusi pembayaran sehingga pelaku bisnis dapat menyiapkan dan menerapkan inisiatif komersial dengan cepat, termasuk memproses pembayaran, menjalankan pasar, mencairkan penggajian dan pinjaman, dan mendeteksi penipuan.

Dengan Xendit, bisnis diharapkan dapat mengakses solusi pembayaran paling dapat diandalkan untuk Indonesia, Filipina, dan Asia Tenggara. Kemudian deteksi penipuan terbaik di kelasnya dengan pendekatan penerusan privasi. Selanjutnya penerapan API yang cepat diterapkan dalam hitungan hari, bukan bulan dan program loyalitas dan keterlibatan pelanggan dengan respons dari waktu ke waktu.

Partner di Accel Ryan Sweeney mengungkapkan Xendit telah membangun infrastruktur pembayaran digital modern yang mengubah cara bisnis Asia Tenggara bertransaksi.

"Kombinasi tim mereka yang terdiri dari pemahaman terhadap pasar lokal yang mendalam dan dilengkapi oleh ambisi untuk menguasai pasar global membuat mereka berada di posisi strategis untuk mendapatkan apa yang tidak dapat dilakukan oleh perusahaan lain di wilayah ini. Kami sangat senang dapat bermitra dengan Moses, Tessa, dan tim pendiri lainnya untuk membantu membawa Xendit ke tahap berikutnya," jelas dia.

(kil/eds)