Pantas Bitcoin Makin Mahal, Dipakai Bayar Hotel Juga Bisa Sekarang

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 12 Mar 2021 15:09 WIB
VANCOUVER, BC - OCTOBER 29: Gabriel Scheare uses the worlds first bitcoin ATM on October 29, 2013 at Waves Coffee House in Vancouver, British Columbia. Scheare said he just felt like being part of history. The ATM, named Robocoin, allows users to buy or sell the digital currency known as bitcoins. Once only used for black market sales on the internet, bitcoins are starting to be accepted at a growing number of businesses. (Photo by David Ryder/Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Hotel mewah asal Amerika Serikat, Kessler Collection sekarang menerima pembayaran kamar hotel dengan bitcoin, dogecoin, dan eter. Menurut perusahaan, kebijakan ini akan mempermudah konsumennya secara global.

"Langkah ini akan memudahkan para tamu yang bepergian secara global, baik dalam waktu yang dihemat dari pergi ke penukaran mata uang lokal dan uang yang disimpan dengan nilai tukar yang lebih rendah," kata Chief Financial Officer Kessler, Fravy Collazo, dikutip dari Business Insider, Jumat (12/3/2021).

Grup hotel mewah, yang memiliki hotel di Alabama, Colorado, Georgia, Florida, Carolina Utara dan Carolina Selatan, mengumumkan kebijakan itu Selasa lalu dan didorong institusi seperti Tesla dan Dallas Mavericks yang juga berjanji untuk mengadopsi uang digital sebagai pembayaran.

Pelanggan di hotel Kessler Collection nantinya bisa membayar dalam bitcoin, bitcoin cash, ether, dogecoin, serta stablecoin USDC, Binance USD, Gemini Dollar, dan PAX.

Namun, banyak investor berpendapat jika bitcoin digunakan untuk pembayaran hotel akan mempersulit transaksi untuk berinvestasi. Hal itu pun dibantah oleh Kepala Operasi dan Strategi Bisnis di Kraken, Thomas Perfumo yang mengatakan seorang investor dapat dengan mudah membeli dan mentransfer crypto tambahan tanpa mengurangi kepemilikan mereka, semuanya dalam beberapa menit atau jam.

Harga mata uang digital bitcoin saat ini memang terus menguat. Kenaikan harga kripto itu bahkan mendekati rekor sepanjang masa bitcoin yang terjadi pada Februari lalu.

(eds/eds)