Apa Kabar Proyek Pembangunan MRT Fase II?

Soraya Novika - detikFinance
Rabu, 17 Mar 2021 13:32 WIB
PT MRT Jakarta melakukan manajemen rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (25/2/2021).
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Pembangunan proyek Moda Raya Terpadu (MRT) fase II sempat terhenti akibat pandemi COVID-19. Kemudian, sejak 15 Juni lalu, pengerjaannya pun kembali dilakukan. Artinya, sudah nyaris 9 bulan proyek MRT Fase II itu berjalan.

Lalu, seperti apa progresnya sejauh ini?

Menurut laporan Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar sampai 25 Februari 2021 kemarin, progres fisik pembangunan jalur Bundaran HI ke Harmoni sudah mencapai 11,2%.

"Terkait CP201 (Bundaran HI-Harmoni) sampai dengan 25 Februari 2021, progres fisik itu sudah mencapai 11,2% jadi still on target," ujar William dalam diskusi virtual, Rabu (17/3/2021).

Untuk diketahui, secara keseluruhan pembangunan proyek CP201 Bundaran HI-Harmoni ini mencakup pembangunan terowongan bawah tanah sepanjang 2.677 meter dan pembangunan 2 stasiun yakni Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas.

Sejauh ini, yang sudah dikerjakan pihak MRT Jakarta di paket kontrak CP201 itu meliputi instalasi steel deck untuk relokasi drainase di area Stasiun Thamrin, shifting MCB di area Bundaran HI sekaligus mempersiapkan traffic diversion, pemasangan soil pit di area Stasiun Thamrin, memuat retaining wall untuk TBM Shaft pada North End Bundaran HI dan Monas, pembangunan Pos Polisi di Medan Merdeka, dan pembangunan visitor center di Monas.

"Di CP201 ini ada 2 stasiun yang akan dikerjakan, Stasiun Panjang di Thamrin dan juga Stasiun Monas, hari-hari ini, kalau Anda lihat Stasiun Monas ini sedang dikerjakan ya, Stasiun Thamrin akan menyusul, karena ini cukup membutuhkan upaya, sebab berada persis di Jalan Thamrin, sehingga persiapannya memang relatif lebih lama, tapi Monas ini dalam proses pengerjaan sekarang," paparnya.

Targetnya, tahun ini MRT Jakarta bisa menyelesaikan Fase IIA sampai 23,07% dari total proses konstruksinya. Rinciannya, untuk paket kontrak CP201 tahun ini ditarget bisa selesai sampai 27,31%, CP202 selesai sampai 4,17%, CP203 selesai sampai 3,9%, CP205 sampai 5,59%.

Sedangkan, untuk CP206 dan CP207 diharapkan bisa memulai tender April 2021 dengan target commencement di Juli 2022.

Baru setelah itu, MRT Jakarta lanjut ke proyek fase IIB yang menghubungkan Kota dan Ancol Barat.

Proyek MRT Fase III


William mengungkapkan bahwa proyek Moda Raya Terpadu (MRT) Fase III jalur Kalideres-Menteng sudah dilirik 3 lembaga pembiayaan sekaligus. Ketiga lembaga pembiayaan tersebut adalah Asian Development Bank (ADB), Japan International Cooperation Agency (JICA), Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).

"Sejumlah pihak investor sudah siap dan berpartisi dalam pembangunan fase III ini dan kami berkoordinasi dengan Kemenhub, dengan Bappenas terhadap interest yang diajukan oleh ADB, JICA dan AIIB itu 3 pendorong atau rencana di mana kita akan melaksanakan pembangunan," terangnya.

Untuk fase Kalideres-Menteng ini juga sudah dilakukan penunjukkan konsultan untuk melaksanakan Engineering Services Fase 1 Tahap 1 jalur Kalideres-Cempaka Baru dan juga sudah dilakukan Kick Off Meeting per 15 Februari 2021 kemarin.

Sedangkan untuk jalur-jalur lainnya yang berada di luar Jakarta yakni jalur Balaraja-Kalideres dan Ujung Menteng-Cikarang, masih dalam kajian Preparatory Study.

"Ini memang baru kajian Preparatory Study sepanjang 87 km, sehingga kita akan melakukan pendalaman lagi di tingkat feasibility study-nya," timpalnya.

Simak Video: Akibat Corona, Proyek MRT Bundaran HI-Harmoni Molor

[Gambas:Video 20detik]





Simak Video "Akibat Corona, Proyek MRT Bundaran HI-Harmoni Molor"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

Tag Terpopuler