Di 5 Negara Ini Ojol Diangkat Jadi Karyawan Tetap dan Digaji

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 18 Mar 2021 13:38 WIB
Ilustrasi Uber
Foto: Reuters

4. Perancis

Januari 2021 lalu, Perancis telah menetapkan 4.500 driver ojol sebagai karyawan. Mereka akan dijamin dengan upah minimum. Platform lain juga berpegang pada argumen bahwa model bisnis transportasi online harus memberikan fleksibilitas dan kontrol kepada pekerja pengiriman, yang dapat memilih kapan dan seberapa banyak mereka bekerja.

Kritikus berpendapat bahwa penolakan untuk mempertimbangkan pekerja berbasis aplikasi mereka sebagai karyawan menyebabkan gaji rendah dan kurangnya asuransi kesehatan dan tunjangan lainnya.

5. Inggris

Sebanyak 70.000 pengemudi Uber di Inggris akan diberikan status karyawan tetap oleh perusahaan. Dengan begitu, pengemudi akan mendapatkan jaminan upah minimum, pembayaran liburan dan pensiun.

Kebijakan baru itu dikeluarkan setelah bulan lalu Uber kalah dalam pertempuran hukum di pengadilan Mahkamah Agung Inggris. Uber memang sejak 2016 tersandung kasus soal status pengemudinya. Banyak tuntutan kepada perusahaan mengenai hal tersebut.

Para pemimpin serikat pekerja dan pakar ketenagakerjaan mengatakan langkah Uber akan berdampak luas bagi ekonomi. Pengacara Bates Wells, Rachel Mathieson, yang mewakili pengemudi Uber mengatakan kebijakan baru itu merupakan pencapaian yang sangat penting.

Halaman

(zlf/zlf)