Mau Lihat Relief Kuno Era Soekarno di Sarinah? Tunggu November Ya!

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 18 Mar 2021 19:30 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir meninjau lokasi penemuan relief di gedung Sarinah, Jakarta, Kamis (14/1/2021). Relief tersebut akan direstorasi dan dipamerkan kepada publik saat pemugaran gedung Sarinah rampung. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.
Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Jakarta -

Penemuan relief Sarinah beberapa waktu lalu sempat membuat publik heboh. Bagaimana tidak, banyak orang tak tahu ada relief di department store pertama di Indonesia tersebut, termasuk orang yang sering ke sana sebelum direnovasi.

Tak lama setelah viral, Direktur Utama PT Sarinah (Persero) Fetty Kwartati pun buka suara soal relief Sarinah ini. Dia mengatakan, relief itu sebenarnya akan menjadi kejutan ketika Sarinah dibuka kembali setelah selesai renovasi.

"Oke jadi benar adanya relief tersebut ya, tapi memang akan kami pamerkan pada saat grand launching. Karena benda tersebut termasuk cagar budaya, jadi tim cagar budaya juga perlu memugar dan sedapatnya dikembalikan kepada kondisi awal. Makanya kenapa kita tidak publish saat ini karena masih perlu diperbaiki sedikit dan dikembalikan pada kondisi awal. Jadi sebenarnya kami siapkan buat surprise," terangnya kepada detikcom, 9 Januari 2021.

Fetty menjelaskan relief itu sebenarnya sudah ada sejak gedung Sarinah diresmikan pertama kali oleh Presiden Soekarno di tahun 1960-an. Saat itu relief Sarinah ditempatkan secara terbuka.

Namun, pada saat gedung direnovasi dan mengubah layout, relief itu ditutup karena tidak sesuai dengan layout saat ini. Sehingga, keberadaan relief tersebut sudah lama tidak diketahui oleh masyarakat luas.

Fetty pun menegaskan, bukan berarti relief itu baru ditemukan saat ini. Pihak manajemen Sarinah pun sebenarnya tahu adanya relief tersebut di dalam gedung.

"Tapi itu diketahui, bukannya tidak diketahui. Karena kan waktu awal buka oleh Bung Karno tahun 60-an, ada statement di depan Sarinah, sebagai pintu masuk Sarinah gitu," terangnya.

Masyarakat pun tak lama lagi bisa melihat relief Sarinah ini. Saat rapat dengan Komisi VI DPR, Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan, pemerintah tengah berupaya mendorong pengembangan usaha ultra mikro dan UMKM. Cara yang ditempuh ialah menyediakan pembiayaan, akses pasar hingga infrastruktur.

Dia bilang, salah satu cara yang ditempuh untuk memfasiltiasi ultra mikro dan UMKM ialah melalui Sarinah. Saat ini, gedung Sarinah tengah dirombak dan bisa disaksikan hasilnya pada November mendatang.

"Kita juga memperbaiki Sarinah bagaimana Sarinah menjadi tulang punggung brand lokal. Insyallah bapak ibu dapat menyaksikan nanti November bagaimana Sarinah baru bisa menjadi pembangunan UMKM brand lokal atau ultra mikro," katanya dalam rapat dengan Komisi VI, Kamis (18/3/2021).

Dengan begitu maka dapat disimpulkan, masyarakat bisa kembali mengujungi Sarinah pada bulan November mendatang. Artinya, masyarakat juga bisa menikmati relief Sarinah bersejarah tersebut. Jadi, sabar ya.

(acd/eds)