Terima GeNose dari Kemristek, Airlangga: Tesnya Cepat 2 Menit!

Jihaan Khoirunnisaa - detikFinance
Senin, 22 Mar 2021 16:21 WIB
Airlangga
Foto: Kemenko Perekonomian
Jakarta -

Kementerian Riset dan Teknologi (Kemristek)/Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) menyerahkan satu unit GeNose C19 kepada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI. Penyerahan tersebut dilakukan oleh Menristek, Bambang PS Brodjonegoro dan diterima langsung oleh Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Bambang mengatakan, GeNose bisa dimanfaatkan oleh karyawan di lingkup Kemenko Perekonomian sebagai alats krining COVID-19. Selain itu, dia berharap agar ke depan GeNose C19 juga bisa digunakan oleh para pelaku usaha di sektor industri RI. Hal ini agar membantu menekan angka penularan virus Corona.

"Yang diberikan 1 alat ini, terutama untuk kepentingan kantor Kemenko. Tetapi, kami berharap dengan pemakaian GeNose oleh kantor Menko, nanti bisa disebarkan, dengan mengajak pelaku ekonomi baik yang punya kantor, punya pabrik, mulai menggunakan GeNose sebagai alat screening. Sehingga kita bisa mencegah infeksi atau penularan yang lebih jauh lagi," ujar Bambang dalam acara serah terima di Gedung Ali Wardhana, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (22/3/2021).

Sementara itu, Airlangga menyambut baik penyerahan alat deteksi COVID-19 buatan Universitas Gajah Mada tersebut. Menurutnya, produk dan inovasi karya anak negeri harus didukung penuh oleh semua pihak.

GeNose C19 merupakan alat yang digunakan untuk skrining COVID-19 dan diklaim memiliki tingkat akurasi tinggi hingga 97 persen. Selain itu, GeNose juga telah melalui uji klinis di 10 rumah sakit di Indonesia, serta mendapat izin edar dari Kementerian Kesehatan RI.

Namun, Airlangga menyebut perlu adanya tindak lanjut berupa data center yang dapat menghimpun seluruh data dari hasil tes GeNose C19.

"Kehadiran ini tentu membanggakan, karena ini produksi dan inovasi dari dalam negeri. Dan memiliki kelebihan, antara lain reliability-nya tinggi. Kemudian pengetesannya cepat, 2 menit. Kemudian berbasis dari pada artificial intelligence. Dan ini bagian dari Industry Revolution 4.0. Tindak lanjut perlu ada data center, di mana GeNose seluruh datanya bisa diupload ke dalam data center. Nah tentu ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan capability dan pengenalan dari deteksi daripada (GeNose) C19 itu sendiri,"tuturnya.

Diungkapkan Airlangga, GeNose dari Kemristek akan digunakan sebagai alat skrining awal COVID-19 di kantornya. Alat ini nantinya akan melengkapi tes antigen yang selama ini telah rutin dilaksanakan.

"Dua-duanya tetap. Kita sudah rutin (tes) antigen. Kita juga bisa dorong GeNose," pungkasnya.



Simak Video "Ini Pantangan Sebelum Jalani Tes GeNose"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/hns)

Tag Terpopuler