Tuntut Jaminan Kerja, Pegawai Amazon Mogok Kerja 24 Jam

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 23 Mar 2021 13:48 WIB
Logo Amazon (AFP Photo)
Foto: Logo Amazon (AFP Photo)
Jakarta -

Pekerja raksasa e-commerce, Amazon Italia melakukan pemogokan kerja untuk menyampaikan aspirasinya terkait kondisi pekerjaan mereka di gudang perusahaan. Pemogokan itu dilakukan selama 24 jam di beberapa gudang Amazon, Italia.

Dikutip dari CNBC, Selasa (23/3/2/2021) Serikat buruh FILT-CGIL, FIT-CISL, dan Uiltrasporti mengatakan pemogokan itu merupakan mogok nasional pertama yang mempengaruhi seluruh operasi logistik Amazon di Italia. Selain di Italia, pemogokan juga terjadi di Eropa dan AS.

FILT-CGIL, FIT-CISL, dan Uiltrasporti menyerukan pemogokan tersebut setelah gagalnya negosiasi dengan Assoespressi, sebuah asosiasi pemberi kerja yang mewakili kurir last mile dan e-commerce, termasuk beberapa perusahaan pengiriman pihak ketiga Amazon di Italia.

Pekerja meminta Amazon dan Assoespressi untuk terlibat dalam diskusi seputar shift, kecepatan kerja, keamanan kerja saat kontrak berubah, jam kerja yang lebih sedikit untuk pengemudi dan stabilitas pekerjaan yang lebih baik untuk pekerja sementara. Pekerja juga menuntut adanya tunjangan COVID-19.

"Amazon telah mencatatkan peningkatan besar dalam omset dan keuntungan berkat pandemi, dan sekarang harus berbicara dengan kami untuk memberi karyawannya apa yang mereka tunggu," kata serikat pekerja.

Sekretaris jenderal FIT-CISL, Salvatore Pellecchia mengatakan 75% pekerja Amazon di Italia berpartisipasi dalam mogok kerja itu. Namun, hal itu dibantah oleh Amazon. Menurut Direktur Komunikasi untuk operasi Amazon Eropa, Timur Tengah dan Afrika, Stuart Jackson karyawan yang berpartisipasi hanya 10% dari 9.500 karyawan Amazon.

"Faktanya adalah, Amazon dan jaringan penyedia layanan pengiriman independen Italia kami telah menawarkan apa yang diminta kelompok-kelompok ini gaji yang sangat baik, manfaat yang sangat baik dan peluang yang sangat baik untuk pertumbuhan karir, semuanya sambil bekerja di lingkungan kerja yang aman dan modern," kata Jackson.

Pekerja gudang di Italia dan bagian lain Eropa melakukan juga pernah pemogokan tahun lalu untuk meminta Amazon menerapkan langkah-langkah keamanan di tengah pandemi COVID-19 yang lebih besar. Pekerja di seluruh AS juga berpartisipasi dalam pemogokan dan protes tahun lalu untuk menyoroti masalah serupa.

Tonton juga Video: Logo Baru Aplikasi Amazon Dicibir Mirip Kumis Hitler

[Gambas:Video 20detik]




(eds/eds)